Dirjen: Pekan Kebudayaan Nasional dimeriahkan banyak seniman

Dirjen: Pekan Kebudayaan Nasional dimeriahkan banyak seniman

Siswa Sekolah Dasar (SD) mengikuti permainan tradisional "Sorodot Gaplok" pada Festival Permainan Tradisional Alimpaido di halaman kantor Setda Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (25/3/2019). ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/pras.

Kebanyakan ruang-ruang diisi oleh ketegangan yang sifatnya sosial ekonomi
Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Hilmar Farid mengatakan Pekan Kebudayaan Nasional (PKN) yang akan diselenggarakan di Jakarta, 7 hingga 13 Oktober, dimeriahkan banyak seniman.

"Sejumlah seniman ternama di Tanah Air akan memeriahkan pekan kebudayaan ini," ujar dia di Jakarta, Rabu.

Para musisi juga turut memeriahkan acara yang diselenggarakan di kawasan Gelora Bung Karno Jakarta, itu.

"Segala persiapan kita jalankan, tentunya agar PKN dapat menjadi ruang interaksi untuk berbagai komunitas dan juga membentuk kebudayaan inklusif," kata dia.

Hilmar menjelaskan ada lima kegiatan utama dalam PKN itu, di antaranya kompetisi permainan rakyat, konferensi pemajuan kebudayaan, penampilan kebudayaan, pergelaran karya budaya bangsa, dan pawai budaya.

Baca juga: Kemendikbud: Masyarakat bisa berkompetisi olahraga tradisional di PKN

Ia memperkirakan 15.000 pengunjung menghadiri kegiatan budaya tersebut.

"Dalam perkiraannya 15 ribu setiap harinya. Semua ini (PKN, red.) bertujuan untuk masyarakat luas," kata dia.

Menurut Hilmar, PKN diselenggarakan karena saat ini ruang interaksi bagi berbagai komunitas relatif minim, yang akibatnya sering terjadi ketegangan sosiokultural.

Semua itu, kata dia, karena sedikitnya kesempatan orang untuk berinteraksi dengan bebas dan dalam bahasa kebudayaan.

"Kebanyakan ruang-ruang diisi oleh ketegangan yang sifatnya sosial ekonomi. Nah, dengan kebudayaan, kami harap ada pola komunikasi yang lebih fleksibel, leluasa, dan basisnya kebersamaan," katanya.

Ada empat panggung utama yang disiapkan Kemendikbud dalam acara tersebut, yakni Panggung Nusantara, Panggung Kaebauk, Panggung Siger, dan Panggung Guyub. Masing-masing panggung mempunyai agenda menarik yang sayang kalau dilewatkan.

Selama enam hari, area Istora Senayan akan disulap menjadi penuh warna. Selain menggelar pameran dan kompetisi permainan tradisional, PKN 2019 juga akan menyuguhkan beragam pertunjukan, mulai dari ekshibisi kebudayaan, pergelaran karya budaya bangsa, hingga konferensi pemajuan kebudayaan.

Sejumlah pegiat seni dan artis kenamaan Tanah Air akan memeriahkan kegiatan itu setiap harinya, beberapa di antaranya Rahayu Supanggah, Ki Manteb, Didi Kempot, Barasuara, Navicula, dan Ras Muhamad.

Baca juga: Kemendikbud: PKN untuk bentuk kebudayaan inklusif
Baca juga: Kemendikbud hidupkan kebudayaan dengan Pekan Kebudayaan Nasional

 

Pewarta: Indriani
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Membuat layang-layang sendiri di Pekan Kebudayaan Nasional

Komentar