Hari Kontrasepsi Sedunia tanda pentingnya pilihan untuk perempuan

Hari Kontrasepsi Sedunia tanda pentingnya pilihan untuk perempuan

Psikolog Anna Surti (kiri) dan dokter ahli kandungan, dr. Boy Abidin dalam diskusi Hari Kontrasepsi Sedunia di Jakarta Selatan, Kamis (26/9/2019). ANTARA/Prisca Triferna

Dengan memilih, maka ia jadi lebih bertanggung jawab dalam menjalankan konsekuensinya
Jakarta (ANTARA) - Peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia menandakan pentingnya bagi perempuan untuk memilih yang terbaik bagi kesehatan dirinya dan membantu memberdayakan perempuan dalam berbagai sektor, kata dokter ahli kandungan, dr. Boy Abidin. 

"Kontrasepsi modern memberikan kekuatan pilihan kepada perempuan juga keluarganya dengan memberikan mereka ketenangan pikiran dalam merencanakan masa depan sehingga dapat memperoleh kesempatan yang lebih luas dalam meraih keinginan mereka," katanya dalam acara "talkshow" Hari Kontrasepsi Dunia yang diprakarsai PT Bayer Indonesia di Ritz Calrton Jakarta Selatan di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, perencanaan keluarga bermanfaat bagi perempuan, terutama generasi milenial, yang menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) akan menguasai 34 persen dari total 271 juta penduduk Indonesia pada 2020.

Perencanaan keluarga, ujarnya, akan bermanfaat bagi ibu-ibu milenial yang ingin memberdayakan dirinya dari segi pendidikan, sosial, dan keluarga.

Baca juga: Tanpa KB penduduk Indonesia sudah 500 juta

Ia mengatakan bahwa alat kontrasepsi akan menjadi faktor pendukung yang penting untuk hal itu.

Pentingnya perencanaan keluarga juga ditekankan oleh psikolog Anna Surti Ariani dengan mengatakan bahwa dalam budaya Indonesia yang menekankan pentingnya memiliki keturunan, hal itu perlu diperhatikan dengan serius.

"Menghadapi tuntutan sosial tersebut selayaknya seorang ibu berdaya untuk memilih apakah dan kapan ingin memiliki anak. Dengan memilih, maka ia jadi lebih bertanggung jawab dalam menjalankan konsekuensinya," katanya.

Hari Kontrasepsi Sedunia mulai diperingati sejak 2007 setiap 26 September untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pendidikan tentang reproduksi dan kesehatan seksual.

Peringatan itu bertujuan memastikan semua kelahiran sebagai sesuatu yang diharapkan. Peringatan itu didukung oleh 17 organisasi nirlaba internasional dan lembaga pemerintah di beberapa negara.

Baca juga: Mitos pil KB menurunkan berat badan dan menghilangkan jerawat
Baca juga: BKKBN: GenRe menyiapkan masa depan remaja Indonesia

 

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Penghargaan bagi media penegak hak anak dan perempuan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar