Liga Italia

Milan kalah lagi, buang keunggulan dan dibekuk Torino 1-2

Milan kalah lagi, buang keunggulan dan dibekuk Torino 1-2

Penyerang Torino Andrea Belotti merayakan golnya ke gawang AC Milan dalam lanjutan Liga Italia di Stadion Olimpico Grande, Torino, Italia, Kamis (26/9/2019) setempat. (ANTARA/Twitter@TorinoFC_1906)

Jakarta (ANTARA) - AC Milan kembali menelan kekalahan dalam laga pekan kelima Liga Italia setelah membuang keunggulan dan akhirnya dibekuk tuan rumah Torino dengan skor 1-2 di Stadion Olimpico Grande, Kamis setempat (Jumat WIB).

Padahal, Milan sempat unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Krzysztof Piatek namun Andrea Belotti mengemas dwigol dan membalikkan keadaan untuk Torino, demikian catatan laman resmi Liga Italia.

Baca juga: Menurut Christian Vieri Milan harusnya kalah 6-0

Kiper Milan Pepe Reina juga diganjar kartu merah dan diusir dari bangku cadangan oleh wasit lantaran protes kerasnya atas gol pertama Belotti yang dianggap diawali sebuah pelanggaran oleh kubu Torino.

Hasil itu membuat Torino naik ke peringkat keenam klasemen dengan koleksi sembilan poin, sedangkan Milan (6) melorot ke peringkat ke-13.

Kekalahan tersebut jelas akan membuat posisi manajer Marco Giampaolo kian terdesak lantaran rentetan hasil kurang meyakinkan.

Milan sebetulnya mengawali laga dengan cukup meyakinkan dan akhirnya memperoleh keunggulan lewat Piatek dari titik putih setelah Rafael Leao dilanggar Lorenzo Di Silvestri.

Gol itu melecut semangat Milan dan mereka menciptakan tiga peluang beruntun untuk berusaha menggandakan keunggulan. Sayangnya tembakan Franck Kessie melenceng, sebelum kiper Salvatore Sirigu melakukan dua penyelamatan gemilang demi menggagalkan peluang Leao dan Hakan Calhanoglu.

Namun, Torino perlahan mulai bangkit meski sayangnya peluang emas Belotti yang cermat menyaksikan kiper Gianluigi Donnarumma meninggalkan sarangnya kemudian melepaskan tembakan keras yang sayangnya masih melambung tinggi di atas mistar gawang pada pengujung babak pertama.

Baca juga: Juve bawa pulang tiga poin dari markas Brescia

Memasuki babak kedua, Torino lebih menguasai pertandingan dan hampir mencetak gol balasan pada menit ketujuh selepas sepak lanjut lewat tembakan tajam Ola Aina namun Donnarumma sigap menghalaunya.

Tiga menit berselang giliran Milan berpeluang menggandakan keunggulan, namun Piatek membuang sia-sia kesempatan emas di muka gawang.

Petaka bagi Milan terjadi pada menit ke-72 saat akhirnya Belotti berhasil menjebol gawang Donnarumma dengan tembakan kencang usai menerima bola dari Tomas Rincon.

Gol itu sempat menimbulkan insiden yang berujung pengusiran Reina dari bangku cadangan.

Nasib Milan kian terpuruk saat Torino sukses membalikkan keadaan empat menit berselang lewat gol kedua Belotti.

Berawal dari umpannya yang berusaha diselesaikan oleh Simone Zaza, Belotti sukses menyambar bola muntah yang gagal diantisipasi sempurna oleh Donnarumma.

Milan masih berjuang untuk menyelamatkan satu poin, namun pada menit ketiga masa injury time Kessie yang mendapat peluang di muka gawang malah mengirimkan bola melambung jauh di atas mistar gawang.

Pada menit kelima masa injury time, kiper kedua tim melakukan penyelamatan gemilan. Donnarumma menjegal upaya Zaza mengecohnya dan sebaliknya Sirigu mementahkan tandukan tajam jarak dekat Piatek.

Walhasil, tiga poin menjadi milik Torino yang menutup laga dengan kemenangan 2-1 sementara Milan pulang dengan tangan hampa.

Baca juga: Inter kembali amankan posisi puncak usai tundukkan Lazio

Baca juga: Roma telan kekalahan perdana, dipecundangi Atalanta di Olimpico


Susunan pemain:

Torino (3-4-1-2): Salvatore Sirigu; Armando Izzo, Lyanco (Cristian Ansaldi), Bremer; Lorenzo de Silvestri, Daniele Baselli, Tomas Rincon, Ola Aina (Koffi Djidji); Simone Verdi (Alex Berenguer); Andrea Belotti, Simone Zaza
Pelatih: Walter Mazzarri

AC Milan (4-3-1-2): Gianluigi Donnarumma; Davide Calabria, Mateo Musacchio, Alessio Romagnoli, Theo Hernandez; Franck Kessie, Ismael Bennacer (Ante Rebic), Hakan Calhanoglu; Suso; Krzysztof Piatek, Rafael Leao (Giacomo Bonaventura)
Pelatih: Marco Giampaolo

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar