PMI Maluku siagakan korps sukarela tangani korban gempa

PMI Maluku siagakan korps sukarela tangani korban gempa

Relawan PMI Provinsi Maluku mengevakuasi korban bencana gempa bumi berkekuatan 6,8 SR yang berpusat di Ambon. (Foto: PMI Provinsi Maluku)

Tadi barusan berkoordinasi dengan teman-teman dari PMI Pusat untuk bagaimana secepatnya barang bantuan diberikan. Harapannya juga teman-teman di pusat bisa secepatnya dapat mengirimkan bantuan ke PMI Maluku sehingga bisa segera didistribusikan kepada
Ambon (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Maluku masih tetap menyiagakan anggota Korps Sukarela (KSR), guna menangani berbagai kebutuhan penanggulangan korban gempa tektonik magnitudo 6,8 yang melanda Pulau Ambon dan sekitarnya pada 26 September 2019.

"Sampai dengan saat ini meskipun belum ada penetapan resmi dari pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota terkait dengan stasus dan dampak bencana, atau status tanggap darurat bencana, kami tetap siap siaga," kata Sekretaris PMI Provinsi Maluku Herry Latuheru di Ambon, Jumat.

Ia mengatakan tim KSR PMI Provinsi Maluku sudah mulai bergerak dan bersiaga sesaat setelah gempa bumi menggoncang Pulau Ambon, sekitar pukul 08.46 WIT, guna mengantisipasi berbagai kebutuhan penanganan pasca terjadinya bencana.

Baca juga: Presiden Jokowi TNI/Polri dan kementrian bantu korban gempa Ambon

Baca juga: PMI Maluku data korban gempa bumi di Pulau Ambon

 

Gempa Ambon telah menelan 6 korban jiwa



Selain berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait, KSR juga ikut bergabung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Badan Search and Rescue Nasional (Basarnas) setempat untuk mengevakuasi korban gempa, baik yang meninggal maupun luka-luka, juga membangun tenda posko kesehatan RSUD dr. H. Ishak Umarela Tulehu dan RSUD dr. M Haulussy Ambon.

"Sejak kemarin kami dengan teman-teman yang lain berupaya untuk membuat posko terkait dengan penanggulangan bencana, bahkan sampai subuh tadi malam, sekitar pukul dua pagi secara berjenjang masih mendistribusikan beberapa terpal ke Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ambon yang jadi tempat pengusian," ujar Herry.

PMI Provinsi Maluku, kata dia, telah berkoordinasi dengan PMI Pusat untuk pemberian bantuan kepada para pengungsi dan korban dampak gempa bumi yang didata sendiri oleh PMI Provinsi Maluku.

Bantuan-bantuan berupa berupa paket perlengkapan keluarga, perlengkapan kebersihan, terpal, juga distribusi air bersih akan diprioritaskan ke kawasan-kawasan yang terdapat korban jiwa maupun harta benda.

"Tadi barusan berkoordinasi dengan teman-teman dari PMI Pusat untuk bagaimana secepatnya barang bantuan diberikan. Harapannya juga teman-teman di pusat bisa secepatnya dapat mengirimkan bantuan ke PMI Maluku sehingga bisa segera didistribusikan kepada masyarakat," ucapnya.*

Baca juga: Relawan PMI dikerahkan bantu evakuasi korban gempa di Ambon

Baca juga: Gempa Ambon, aktivitas penyeberangan Hunimua-Waipirit kembali nomal

Pewarta: Shariva Alaidrus
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar