Google Indonesia sudah melatih 7.500 pelaku UMKM di NTB

Google Indonesia sudah melatih 7.500 pelaku UMKM di NTB

Head of Corporate Communications, Google Indonesia, Jason Tedjasukmana (kedua dari kiri), berdiskusi dengan tiga perempuan pelaku UMKM NTB yang pernah mengikuti Program Gapura Digital. (ANTARA/Awaludin)

Yang saya tahu angka yang sudah dilatih di Lombok sekitar 7.500 UMKM dari sejak program berjalan mulai 2016
Mataram (ANTARA) - Google Indonesia telah melatih 7.500 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Barat melalui Program Gerakan Pelatihan Usaha Rakyat (Gapura) Digital.

Program Gapura Digital merupakan pelatihan gratis yang mengarahkan pelaku  UMKM bisa memaksimalkan potensi pemasaran produk melalui digital atau dunia maya.

"Yang saya tahu angka yang sudah dilatih di Lombok sekitar 7.500 UMKM dari sejak program berjalan mulai 2016," kata Head of Corporate Communications Google Indonesia, Jason Tedjasukmana di sela pemaparan tiga pelaku UMKM Lombok yang pernah mengikuti kelas Gapura Digital, di Mataram, Sabtu.

Baca juga: Pentingnya pemerataan infrastruktur internet untuk ekonomi digital

Ia mengatakan tujuan program Gapura Digital tersebut untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku UMKM tentang manfaat memasarkan produk secara digital.

Menurut Jason, UMKM sangat penting buat perekonomian Indonesia. Ada lebih dari 56 juta UMKM, namun banyak yang belum merasa percaya diri dengan teknologi.

Oleh sebab itu, Google sebagai perusahaan teknologi berpengalaman dan memiliki sumber daya manusia ingin membantu supaya orang merasa tidak ketinggalan teknologi.

"Ada banyak yang bisa kami bantu. Kami menggelar program Gapura Digital tersebut pertama kali di Indonesia. Dan sesuai dengan karakter dan budaya orang Indonesia yang suka belajar bersama dalam satu kelompok. Itu penting sekali karena masa depan memang digital yang ada di mana-mana," katanya.

Secara keseluruhan, kata dia, jumlah pelaku UMKM yang sudah ikut Program Gapura Digital lebih dari satu juta orang sejak program tersebut dimulai di Indonesia pada 2016.

Baca juga: Kemenko PMK ingatkan risiko akibat pertumbuhan bisnis digital

Para pelaku UMKM yang mengikuti pelatihan tidak dipungut biaya apapun dan tidak ada persyaratan khusus. Semua bisa ikut dengan cara mendaftar melalui https://gapuradigital.withgoogle.com.

Jason menambahkan hasil evaluasi yang dilakukan terhadap para UMKM yang sudah mengikuti pelatihan, yakni rata-rata percaya diri mereka menjadi meningkat, khususnya kaum perempuan untuk berani meningkatkan kinerja usahanya secara digital.

"Pokoknya dari segi kepercayaan diri, misalnya peserta womenwill class, sebesar 98 persen lebih percaya diri setelah ikut kursus, dan pelanggan bisnis, artinya orang yang mengunjugi website, datang ke toko atau menelpon sudah meningkat," ucap Jason.

Pemilik usaha Lombok Orchid, Indah Trisnawati, mengakui bahwa setelah mengikuti Program Gapura Digital, usahanya bisa lebih maju karena pembeli bunga anggrek yang dijual mengalami peningkatan setelah dipasarkan secara digital.

"Peningkatan omzet saya mencapai 40 persen sejak mengikuti pelatihan WomenWill dan menggunakan Google Bisnisku," tutur Indah.

Hal senada juga diakui pemilik Maza Handcrafted Pearl & Jewelry, Luberty Budi Utana. Perempuan yang pernah mengikuti pelatihan Program Gapura Digital dan WomenWill mengenai Google Bisnisku pada April 2019 merasakan perubahan usaha yang cukup signifikan.

Ia semakin memahami penggunaan Google Bisnisku serta mendapatkan pengetahuan baru dan softskill yang dapat diterapkan dalam bisnisnnya.

"Banyak orang yang bisa mendapatkan informasi tentang produk-produk Maza Handcrafted Pearl & Jewelry secara daring dan semakin banyak calon pelanggan mengetahui lokasi toko dari Google juga. Dan saya merasakan ada peningkatan omzet sebesar 50 persen sejak mengikuti pelatihan dari Google," ucapnya.

Pemilik Rumah Durian Lombok, Sherly Santy, juga merasakan manfaat yang sama. Setelah mengikuti Program Gapura Digital dan Womenwill Class, perempuan kelahiran 1989 itu semakin mengenal beragam produk dan fitur yang dimiliki Google untuk mengembangkan bisnis UKM.

"Saya merasakan peningkatan omset sebesar 100 persen pada Agustus 2019 sejak mengikuti pelatihan Gapura Digital dan Womenwill pada Maret 2019," ucap Sherly.

Baca juga: Sri Mulyani: Digital company perluas akses pelaku usaha
 

Pewarta: Awaludin
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Upaya Google tangkal hoaks

Komentar