Pegadaian: Gadaikan emas 3,5 gram langsung dapat porsi haji

Pegadaian: Gadaikan emas 3,5 gram langsung dapat porsi haji

Vice President PT Pegadaian Area Aceh, Ferry Hariawan (tiga dari kanan) dalam seminar ketika cinta berhaji di Banda Aceh, Sabtu

Banda Aceh (ANTARA) - PT Pegadaian Area Aceh menyatakan terus meningkatkan sosialisasi produk Arrum Haji kepada masyarakat Aceh yakni dengan menggadaikan 3,5 gram emas masyarakat mendapatkan langsung porsi haji.

“Artinya, dengan menggadaikan emas sekitar 1 mayam lebih atau sekitar 3,5 gram atau sekitar Rp2 juta, nasabah langsung mendapatkan porsi untuk berangkat ke Tanah Suci,” kata Vice President PT Pegadaian Area Aceh, Ferry Hariawan di Banda Aceh, Sabtu.

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela seminar bertajuk "Ketika Cinta Berhaji"  yang diselenggarakan di Banda Aceh dengan jumlah peserta sebanyak 50 orang dan turut menghadirkan Ketua Persaudaraan Haji Kota Banda Aceh, Abdullah Basah.

Ia menjelaskan dengan jaminan emas sebesar 3,5 gram, nasabah akan mendapat pembiayaan dari PT Pegadaian sebesar Rp25 juta guna memperoleh porsi haji yang nantinya akan dikantongi oleh setiap nasabah.

Dengan program Arrum haji tersebut, masyarakat Aceh khususnya tidak perlu menjual aset atau pun harta benda, sebab PT Pegadaian hadir untuk memberikan kemudahan berupa pemberiaan pembiayaan yang dapat diangsung sampai lima tahun atau 60 bulan.

Dalam seminar tersebut, PT Pegadaian Area Aceh memberikan spesial diskon kepada para nasabah yang mendaftarkan langsung program Arrum Haji dalam kegiatan tersebut.

“Pegadaian memberikan hadiah langsung kepada para peserta yang mendaftar langsung berupa satu gram emas mulia dan mendapat hadiah menarik lainnya yang diberikan langsung kepada nasabah,” katanya.

PT Pegadaian Aceh berupa meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat terhadap keunggulan produk-produk yang dimiliki oleh PT Pegadaian yang dapat diakses oleh masyarakat di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu.

Pewarta: M Ifdhal
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

ISKI Aceh gelar konferensi nasional komunikasi

Komentar