Kemarin, penampilan baru Kyuhyun hingga Padi Reborn gandeng anak Tora

Kemarin, penampilan baru Kyuhyun hingga Padi Reborn gandeng anak Tora

Kyuhyun dari grup Super Junior di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Sabtu (28/9/2019). (ANTARA News/Nanien Yuniar)

Jakarta (ANTARA) - Kyuhyun dari Super Junior memamerkan penampilan baru di Indonesia setelah sekian lama absen, tujuh tahap psikologi konsumen, kolaborasi Padi Reborn dengan anak Tora Sudiro, ulasan tentang Vespa GT Super Tech 300 dan Festival Cergam yang merayakan peran Arswendo di dunia komik jadi berita menarik kemarin yang laik dibaca hari ini.

1. Absen lama, Kyuhyun pamer penampilan baru di Indonesia
Kyuhyun, anggota termuda dari Super Junior, akhirnya melepas rindu dengan penggemar di Indonesia setelah mengikuti wajib militer yang harus diikuti seluruh pria Korea Selatan.

Selengkapnya baca di sini.

2. Kenali 7 tahap psikologi konsumen untuk pemilik toko daring
Para pemilik toko atau usaha yang berjualan dalam jaringan (daring) Internet atau online perlu mengenali tujuh tahapan psikologi konsumen demi keberlanjutan maupun perkembangan toko mereka.

Selengkapnya di sini.

3. Gandeng anak Tora Sudiro, Padi Reborn rilis "Kau Malaikatku"
Setelah memutuskan untuk bersatu kembali pada 2017, Padi Reborn akhirnya merilis lagu "Kau Malaikatku", berkolaborasi dengan Jenaka Mahila Sudiro, anak dari Tora Sudiro.

Selengkapnya di sini.

4. Vespa GT Super Tech 300 diklaim lebih ganas meski bongsor
PT Piaggio Indonesia meluncurkan generasi terbaru dari skuter berbadan bongsor (big body family) yakni Vespa GT Super Tech 300 yang diklaim memiliki tenaga lebih ganas dibanding pendahulunya.

Selengkapnya di sini.

5. Festival Cergam rayakan peran Arswendo di dunia komik
Dalam rangka merayakan peran penting Arswendo Atmowiloto di dunia komik Indonesia atau cergam (cerita gambar), diadakan sebuah pameran bertajuk "Festival Cergam Komik Itu Baik - Tribute untuk Arswendo Atmowiloto" pada 28 September hingga 20 Oktober di Galeri Dia.lo.gue., Jakarta.

Selengkapnya di sini.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sosok Arswendo di mata Slamet Rahardjo

Komentar