Pegiat Palestina dipindahkan dari lokasi Laut Mati dengan paksa

Pegiat Palestina dipindahkan dari lokasi Laut Mati dengan paksa

Dokumen foto warga Palestina mengikuti aksi protes anti-Israel di kota Ramallah, Tepi Barat Sungai Jordan. REUTERS/Mohamad Torokman

Ramallah, Palestina (ANTARA) - Beberapa pegiat Palestina dan internasional yang melakukan aksi-duduk di satu lokasi di pinggir Laut Mati Utara diserang dan dipindahkan secara paksa oleh tentara Israel, kata beberapa saksi mata.

Para pegiat dari Gerakan Perlawanan Rakyat memprotes pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, yang mengumumkan keinginannya untuk mencaplok Laut Mati Utara dan Lembah Jordan, yang diduduki.

Tentara menerobos lokasi yang dikenal dengan nama Kalia, demikian laporan Kantor Berita Palestina, WAFA --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad. Tentara Israel secara paksa memindahkan para pegiat yang menduduki atap bangunan di lokasi itu serta mengibarkan bendera Palestina di sana untuk mengumumkan wilayah tersebut adalah bagian dari wilayah Palestina.

Beberapa pegiat cedera ketika tentara Israel menyerang mereka dan menahan yang lain, yang belakangan dibebaskan dan diberitahu agar tidak kembali ke lokasi tersebut.

Sumber: WAFA

Baca juga: Pegiat Palestina dipindahkan dari lokasi Laut Mati dengan paksa

Baca juga: Tentara Israel tembak mati warga Palestina

Baca juga: PM Palestina: Lembah Jordan, bagian dan bingkisan rakyat Palestina


​​​​​​​

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Azizah Fitriyanti
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar