Menperin Harapkan IIMS Bisa Jadi Obyek Wisata

Menperin Harapkan IIMS Bisa Jadi Obyek Wisata

Jakarta (ANTARA News) - Menperin Fahmi Idris mengharapkan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mampu mengemas Indonesia International Motor Show (IIMS) sebagai obyek wisata, baik bagi wisatawan domestik maupun asing. "Harapan kami IIMS bisa menjadi tujuan wisata, seperti Tokyo Motor Show dan Paris Motor Show," ujarnya pada pembukaan IIMS, di Jakarta, Jumat, yang juga dihadiri Mendag Mari E Pangestu, Menhub Jusman SD dan Meneg Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar. Promosi dan pengemasan yang baik untuk menjadikan IIMS sebagai tujuan wisata juga sangat penting agar masyarakat, khususnya di seluruh Indonesia, bisa mengetahui perkembangan industri otomotif di dalam negeri maupun dunia. Apalagi pengembangan teknologi otomotif sangat pesat dan kini semakin mengarah pada teknologi ramah lingkungan yang perlu diketahui masyarakat Indonesia. "Pengembangan industri otomotif ke depan memang tidak boleh mengganggu lingkungan hidup," ujarnya. Oleh karena itu, ada tiga harapannya dalam pengembangan industri otomotif di Indonesia, yakni mobil bagus dengan teknologi ramah lingkungan, mobil murah, dan IIMS menjadi obyek wisata yang menambah pengetahuan masyarakat mengenai teknologi otomotif. Ia juga meminta Gaikindo menggabungkan pameran mobil dengan pameran motor, sehingga tidak berjalan sendiri-sendiri. Usai memberi sambutan para menteri Kabinet Indonesia bersatu tersebut juga berkeliling arena pameran dan mencoba sejumlah pertujukan teknologi mobil ramah lingkungan seperti mobil listrik dengan satu penumpang, I-Real, di gerai PT Toyota Astra Motor, kemudian menonton pertujukan robot Asimo di gerai PT Honda Prospect Motor, dan gerai lainnya. IIMS 2008 diikuti 139 perusahaan yang terdiri atas 18 Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dan 121 peserta non ATPM terutama aksesoris dan suku cadang pendukung otomotif, serta gerai mainan mobil. (*)

Pewarta: goent
COPYRIGHT © ANTARA 2008

Presiden sebut UMKM dan tenaga lokal jadi prioritas industri otomotif

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar