Papua Terkini - Sulsel bantu Rp1 miliar untuk korban kerusuhan

Papua Terkini - Sulsel bantu Rp1 miliar untuk korban kerusuhan

Sekda dan Wagub Sulsel menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Jayawijaya untuk para korban kerusuhan. (ANTARA /Marius Frisson Yewun).

Pada tanggal 24 - 30 September situasi mulai berangsur pulih
Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memberikan bantuan Rp1 miliar untuk korban kerusuhan di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua.

Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman di Wamena, ibu kota Kabupaten Jayawijaya, Senin, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Bupati Jayawijaya Jhon R Banua.

"Mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, kami menyerahkan bantuan Rp1 miliar sebagai solidaritas sesama untuk saling membantu," katanya.

Pada kunjungan itu Wagub dan Sekda Provinsi Sulsel langsung meninjau warga asal Sulawesi di pengungsian.

Ia mengajak warga Sulsel di Kabupaten Jayawijaya Papua membantu pemerintah setempat untuk memulihkan wilayah itu.

"Menciptakan kedamaian adalah jauh lebih mahal dibandingkan segala-galanya," katanya.

Baca juga: Papua Terkini- Wagub jemput pengungsi Sulsel di Bandara Sentani


Setelah mendengar keluhan pengungsi, Pemerintah Sulsel akan menggerakkan perusahaan di Sulsel untuk ikut berpartisipasi meringankan beban korban kerusuhan yang ada di Jayawijaya.

"Kita sudah lakukan pendataan dan kita akan kembali secepatnya untuk melakukan koordinasi terkait apa yang dibutuhkan. Tentu perhatian kita tidak berhenti sampai Wamena kembali pulih," katanya.

Bupati Jayawijaya Jhon R Banua menyampaikan terima kasih. Pada kunjungan itu bupati menjelaskan kepada Wagub dan Sekda Sulsel bahwa situasi di Jayawijaya mulai kondusif.

"Pada tanggal 24 - 30 September situasi mulai berangsur pulih," katanya menanggapi situasi Papua terkini.


Baca juga: Papua Terkini - 7.278 warga Jayawijaya masih berada di pengungsian

Pewarta: Marius Frisson Yewun
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KILAS BALIK 2019 - SEPTEMBER: Dari OTT KPK hingga unjuk rasa tolak revisi UU KPK

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar