Mengenal anggota DPR muda dari Partai NasDem

Mengenal anggota DPR muda dari Partai NasDem

Wajah-wajah anggota DPR muda dari Partai NasDem.

Jakarta (ANTARA) - Pelantikan anggota DPR, DPD dan MPR telah dilakukan pada Selasa pagi, para anggota parlemen pun telah menjalani sumpah jabatan yang dipimpin oleh Ketua Mahkamah Agung M Hatta Ali, di Gedung DPR/MPR, Jakarta.

Partai NasDem pun telah membuktikan diri sebagai partai yang sukses menghantarkan politisi muda maju ke gelanggang senayan dalam Pemilu legislatif 2019.

Dari 59 anggota terpilih sebagai anggota DPR periode 2019-2024, terdapat 10 politisi muda yang mendapat kepercayaan masyarakat. Politisi milenial, begitu para netizen menyebutnya.

Berikut profil singkat dan kiprah para politisi muda NasDem di DPR RI periode 2019-2024, yakni

1. Eva Stevany Rataba (37 tahun)
Ia terpilih menjadi anggota DPR dari daerah pemilihan Sulawesi Selatan III. Ia menekankan pentingnya pariwisata untuk kemajuan daerah, berikut infrastruktur penunjangnya.

Eva tercatat sebagai ketua Garnita Malahayati NasDem Toraja Utara, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Toraja Utara, dan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Toraja Utara.

2. Kresna Dewanata Phrosakh (34 tahun)
Ia adalah legislator petahana dari daerah pemilihan Jawa Timur V yang meliputi Malang, Kabupaten Malang, dan Batu. Pada masa bakti 2014-2019, Kresna bertugas di Komisi X yang membidangi kepemudaan, olahraga, pariwisata dan pendidikan. Phrosakh lalu ditugaskan ke Komisi VII yang membidangi lingkungan hidup, energi, riset, dan teknologi pada September 2017.

Sosok muda Partai NasDem ini tercatat aktif di berbagai organisasi, antara lain sebagai ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia periode 2012-2015, dan wakil Ketua Bidang Seni, Budaya, dan Olahraga DPP Garda Pemuda NasDem periode 2017 hingga sekarang.

3. Percha Leanpuri (33 tahun)
Ia tercatat pernah menjadi anggota DPD periode 2009-2014 dan 2014-2015 dari Sumatera Selatan. Lulusan S2 University of Ballarat Malaysia itu mengundurkan diri dari DPD pada 2015 untuk maju di Pilkada Ogan Komering Ulu 2015.

Ia melenggang ke Senayan dengan memperoleh suara terbesar kedua di dapil Sumatera Selatan II, yakni sebanyak 124.047 suara. Ibu muda ini punya kepedulian terhadap budaya gemar membaca, pertumbuhan perdesaan, juga parenting.

Selain berkarier di politik, dia tercatat berbisnis taksi Star Cab di Palembang dan Lubuk Linggau. Percha juga aktif di organisasi sebagai ketua Badan Kontak Majelis Taklim OKU Timur dan Dewan Pertimbangan Ormas Nasional Demokrat.

4. Prananda Surya Paloh (31 tahun)
Ia adalah anak dari pendiri Partai NasDem, Surya Paloh. Ia sosok utama generasi muda Partai NasDem. Ia menjadi anggota DPR periode 2014-2019 dan kembali terpilih untuk masa jabatan 2019-2024.

Prananda mengawali masa jabatannya sebagai anggota DPR di usia 26 tahun. Lima tahun terakhir, Prananda bertugas di Komisi I DPR yang membidangi pertahanan, intelijen, luar negeri, komunikasi, dan informasi. Ia pun tergabung sebagai anggota Badan Kerjasama Antar Parlemen.

Dalam tinjauan kinerja anggota legislatif, dia disebut sebagai sosok politisi muda, enerjik, dan punya kemampuan intelektual yang kuat berkat kecintaannya pada sejarah. Ia pun punya perhatian khusus terhadap pendidikan dan olahraga.

Lulusan ilmu politik Monash University ini juga tercatat aktif di sejumlah organisasi. Dia menjadi ketua umum Garda Pemuda NasDem 2017 hingga sekarang, wakil ketua umum Liga Mahasiswa NasDem 2011-2013, anggota delegasi Model United Nations (MUN) periode 2005-2006, dan pernah menjadi ketua Senat Internasional School Singapore 2004-2006.

5. Rian Firmansyah (31 tahun)
Ia adalah putra daerah Kabupaten Bandung Barat yang sangat aktif di organisasi kepemudaan sejak usia dini. Ia sukses melenggang ke Senayan dengan meraih 35.260 suara melalui dapil Jawa Barat II, meliputi wilayah Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung.

Politikus muda penggemar olahraga voli ini tercatat sebagai ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bandung Barat. Ia juga punya memiliki keahlian memainkan berbagai instrumen musik, khususnya khas Jawa Barat.

6. Yessy Melanie (30 tahun)
Ia lolos Pileg 2019 dengan meraih 63.817 suara di daerah pemilihan Kalimantan Barat II, meliputi Kabupaten Sanggau, Sintang, Sekadau, Kapuas Hulu dan Melawi. Ia cukup dikenal konstituennya lantaran aktif dalam pemberdayaan sosial.

Ia dikenal aktif dalam gerakan pembangunan sumber daya manusia dengan membantu pengajaran baca tulis di wilayah pelosok. Perempuan muda ini memiliki perhatian khusus dengan isu-isu perbatasan, terutama yang berkenaan perempuan dan anak.

Masalah perdagangan manusia, kawin kontrak, dan penculikan anak di perbatasan Indonesia-Malaysia menjadi sesuatu yang diamanahkan konstituennya untuk dibenahi. Tak hanya itu, penggemar tari tradisional ini juga mendukung penggunaan komoditas alternatif pertanian agar kondisi petani di wilayahnya lebih terbantu.

7. Ratih Megasari (30 tahun)
Ia berhasil memenangkan kursi pertama Partai NasDem di Sulawesi Barat dengan meraih 30,946 suara. Kecintaannya pada pendidikan membuatnya memiliki perhatian khusus pada perkembangan moral dan karakter bangsa untuk menjamin kebaikan generasi penerus Indonesia.

Lulusan Bournemouth University tercatat kerap memperjuangan kesehatan bayi dan juga anak berpenyakit langka. Anggota Persatuan Pelajar Indonesia Bournemouth periode 2012-2013 itu berharap bisa ikut memajukan provinsinya, terutama dari segi pariwisata.

8. Ina Elisabeth Kobak (29 tahun)
Ia menjadi legislator muda Partai NasDem yang terpilih dari Papua. Perempuan kelahiran Wamena ini punya perhatian khusus pada pendidikan anak usia dini (PAUD) juga kesehatan balita, ibu hamil, juga lansia.

Lolosnya dia dalam Pileg 2019 juga menepis pandangan patriarki politik di timur Indonesia. Perhatiannya pada pertanian dan pertambangan membuat sarjana teknik ini menjadi tokoh perempuan baru dari Papua.

9. Arkanata Akram (24 tahun)
Ia terpilih sebagai anggota DPR dalam Pileg 2019 pada usia 23 tahun. Ia merupakan lulusan cum laude teknik kimia Universitas Indonesia.

Anak muda kelahiran Samarinda ini juga pernah mengenyam pendidikan University of Queensland, Brisbane, Australia. Arkanata memilih jalur politik dengan becintaannya di bidang teknik dan teknologi.

Ia tercatat sebagai duta literasi Kalimantan Utara dan aktif sebagai motivator kepemudaan dan personal branding. Salah satu program yang diusung dalam kampanyenya adalah menumbuhkan semangat membaca pada generasi muda.

10. Hillary Brigitta Lasut (23 tahun)
Ia menjadi legislator termuda yang lolos ke Senayan. Ia memegang palu saat sidang perdana pelantikan DPR 2019-2024. Lulusan Washington Law University itu dikenal sebagai perempuan muda yang aktif menggelar diskusi dan mengkampanyekan antinarkoba. Berangkat dari latar belakang pendidikannya, dia memiliki perhatian khusus pada hukum tindak pidana korupsi.

Juga baca: Anggota DPR termuda Hillary Lasut pastikan masuk Komisi III

 

Pewarta: Syaiful Hakim
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2019

KPU dan Perludem tanggapi penggantian caleg terpilih

Komentar