counter

Formula 1

Ferrari perlu jaga rivalitas kedua pebalapnya tetap sehat, kata Brawn

Ferrari perlu jaga rivalitas kedua pebalapnya tetap sehat, kata Brawn

Dua pebalap Ferrari; Sebastian Vettel dan Charles Leclerc, di Grand Prix Rusia, Autodrom Sochi (29/9/2019) Reuters/Maxim Shemetov

Jakarta (ANTARA) - Sebastian Vettel dan Charles Leclerc dipandang sebagai kombinasi pebalap yang meledak-ledak bagi Ferrari sehingga diperlukan penanganan yang baik, demikian mantan direktur teknis tim Ross Brawn, Selasa.

Brawn, sekarang direktur pelaksana motorsport Formula 1, tampil sebagai otak di balik era keemasan Ferrari ketika Michael Schumacher merebut lima gelar juara dunia secara beruntun dari tahun 2000 hingga 2004, di tambah dua kemenangan bersama Benetton.

Vettel, 32, merupakan juara dunia empat kali, namun performa pebalap asal Jerman itu kalah bersinar dari sang bintang muda baru, Charles Leclerc, yang telah meraih enam pole position dan dua kemenangan musim ini.

Keduanya mendapat sorotan di balapan Grand Prix Rusia akhir pekan lalu ketika terlibat kontroversi team order Ferrari dan kesepakatan pra-lomba yang gagal mewujudkan finis 1-2 di Sochi.

Justru Mercedes yang menang 1-2 lewat Lewis Hamilton dan Valtteri Bottas yang mengakhiri tiga kemenangan beruntun Ferrari.

Baca juga: Ferrari tersandung strateginya sendiri di GP Rusia

"Ferrari jelas membuat banyak kemajuan di beberapa pekan ini namun mereka mungkin masih harus menangani masalah internal dalam hal keseimbangan di antara pebalap mereka," kata Brawn seperti dikutip Reuters.

"Suatu kombinasi yang berpotensi eksplosif dan membutuhkan penanganan yang baik," kata Brawn soal Vettel dan Leclerc.

Vettel, menurut Brawn, masih merupakan salah satu pebalap terbaik yang ada di grid, di luar serangkaian kesalahan yang ia buat di musim-musim belakangan, sedangkan Leclerc adalah talenta yang luar biasa dan seorang yang dipersiapkan menjadi bintang.

Baca juga: Leclerc harus belajar "menutup mulut" ketika kecewa di balapan

Brawn pun memandang kepala tim Ferrari Mattia Binotto, yang memiliki karir panjang di tim yang bermarkas di Italia itu sejak era Schumacher, tahu bagaimana mengatasi situasinya sekarang.

"Tergantung kepada dia bagaimana memastikan mekanisme yang bisa membuat rivalitas berjalan dengan lancar," tambah Brawn.

Dengan lima balapan tersisa, Leclerc saat ini berada di peringkat tiga klasmen pebalap dan terpaut 107 poin dari Hamilton yang berada di puncak. Vettel tertinggal 21 poin dari rekan satu timnya itu.

Baca juga: McLaren beralih ke power unit Mercedes mulai 2021

Penerjemah: Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar