Massa buruh ingin bertemu Ketua DPR sampaikan aspirasi

Massa buruh ingin bertemu Ketua DPR sampaikan aspirasi

Massa buruh yang ingin berunjuk rasa depan gedung DPR/MPR RI tertahan di depan restauran Pulau Dua, Jakarta, Rabu (2/10/2019) (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

kami ingin bertemu langsung dengan Ibu Puan
Jakarta (ANTARA) - Ratusan massa buruh dari berbagai serikat pekerja ingin menemui Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI periode 2019-2024 Puan Maharani untuk menyampaikan tiga aspirasi mengenai nasib tenaga kerja.

“Tujuan aksi kami hari ini ingin menggunakan momentum pelantikan pimpinan DPR RI, kami ingin bertemu langsung dengan Ibu Puan,” kata Ketua Harian Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Muhammad Rusdi saat ditemui di sela aksi, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu.

Walaupun demikian, Rusdi menjelaskan pihaknya belum mendapat jawaban dari pihak DPR RI mengenai permintaan massa menemui Puan.

Baca juga: Said Iqbal: kenaikan iuran BPJS Kesehatan turunkan daya beli buruh

“Sejauh ini internal kami masih negosiasi, kita tunggu saja,” tambah dia.

Rusdi menyampaikan pihaknya akan memanfaatkan waktu yang diberikan kepolisian untuk melakukan lobi menemui Puan.

“Ya kami akan terus berusaha, karena apabila tidak bertemu (ketua DPR, red) aksi kami sia-sia,” tambah dia.

Tiga tuntutan yang disampaikan massa buruh dalam aksi di dekat gedung DPR/MPR RI, di antaranya menolak revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, meminta revisi Peraturan Pemerintah (PP) No.78 tahun 2015 tentang Pengupahan, serta menolak rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Baca juga: Kapolda Metro Jaya apresiasi demo buruh berlangsung tertib

Massa tiba mulai pukul 11.00 WIB di simpang Jalan Gatot Subroto - Jalan Pemuda, kemudian mereka bergerak ke depan restoran Pulau Dua.

Akan tetapi, massa tidak dapat bergerak sampai depan gedung DPR/MPR RI karena akses masuk ditutup oleh blok-blok semen, kawat berduri, dan pagar betis anggota kepolisian.

Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Aksi unjuk rasa buruh sampaikan 3 aspirasi

Komentar