Kemenristekdikti: Pemilihan rektor jangan buat Unja cerai berai

Kemenristekdikti: Pemilihan rektor jangan buat Unja cerai berai

Lima bakal calon rektor Unja bersama ketua Senat Unja Prof. Amri Amin dan PLT Inspektur Jendral Kemenristekdikti Prof. Yusrial Bakhtiar. Kemenristekdikti berpesan pemilihan rektor jangan membuat civitas Unja bercerai berai. (ANTARA/Muhamad Hanapi)

Jambi (ANTARA) - Kementerian riset, teknologi dan pendidikan tinggi (Kemenristekdikti) berpesan agar proses pemilihan rektor Universitas Jambi (Unja) tidak membuat civitas akademika Unja bercerai berai.

"Tahapan pemilihan rektor ini hanyalah tahapan yang diatur, hendaknya proses ini jangan membuat civitas Unja bercerai berai," kata PLT Inspektur Jendral Kenristekdikti Prof. Yusrial Bakhtiar, AK di Jambi, Rabu.

Berdasarkan keputusan Kemenrsitekdikti, pemilihan rektor perguruan tinggi dilakukan secara bertahap, dari penjaringan bakal calon rektor, penyaringan calon rektor hingga pemilihan rektor. Kemenristekdikti memberikan apresiasi kepada Unja yang telah melaksanakan tahapan tersebut hingga tahap penyaringan calon rektor yang berjalan dengan lancar.

Kemenristekdikti berharap, tahapan pemilihan rektor tersebut dapat berjala lancar dan mengeratkan persaudaraan civitas untuk membangun Unja ke depan.

"Pesan Pak Menteri, yang menjadi pimpinan di perguruan tinggi harus membawa perguruan tinggi menjadi lebih baik," kata Prof. Yusrial Bakhtiar.

Baca juga: Visi misi bakal calon rektor Unja tentukan lulus tahap penyaringan

Baca juga: Universitas Jambi jaring bakal calon rektor


Sementara itu, ketua Senat Unja Prof. Amri Amin mengatakan bakal calon rektor telah melakukan deklarasi damai sebelum hingga setelah proses pemilihan rektor dilaksanakan.

Ia meyakini pelaksanaan pemilihan Rektor Unja tersebut dapat berjalan dengan aman, damai sejuk dan lancar.

Sementara itu, dijelaskan Ketua Panitia Pemilihan Rektor Unja, Dr. Fauzi Syam, setelah dilaksanakan penyaringan calon rektor Unja, tahapan selanjutnya yakni pemilihan rektor Unja. Pemilihan rektor Unja tersebut di perkirakan akan dilaksanakan pada bulan November 2019.

Dalam pemilihan rektor Unja tersebut yang memiliki hak suara yakni ketua beserta anggota senat dan pejabat Kemenristekdikti. Dengan presentasi 65 persen suara dari senat Unja dan 35 persen suara dari pejabat Kemenristekdikti.

"Terdapat 56 orang anggota senat Unja yang memiliki hak suara," kata Dr. Fauzi Syam.*

Baca juga: Papua Terkini - Mahasiswa Papua senang berkuliah di Universitas Jambi

Baca juga: Jambi harapkan inovasi terapan dari seminar nasional pertanian

Pewarta: Muhammad Hanapi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar