Ibu Negara sosialisasi konvergensi stunting di Cirebon

Ibu Negara sosialisasi konvergensi stunting di Cirebon

Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla saat turun dari Pesawat Khusus Boeing 737-400 TNI AU di Bandara Internasional Jawa Barat, Kabupaten Majalengka, dalam rangka kunjungan kerja di Jawa Barat, Kamis (3/10/2019). ANTARA/Biro Pers dan Media Setpres RI

Jakarta (ANTARA) - Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Ibu Mufidah Jusuf Kalla dan para istri menteri yang tergabung dalam Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) bertolak menuju Cirebon, Provinsi Jawa Barat, Kamis, guna melakukan kunjungan kerja dengan agenda di antaranya sosialisasi konvergensi stunting.

Ibu Iriana dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Adi Soemarmo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, dengan menggunakan Pesawat Khusus Boeing 737-400 TNI AU sekitar pukul 07.10 WIB dan tiba di Bandara Internasional Jawa Barat, Kabupaten Majalengka, sekitar pukul 07.50 WIB.
Baca juga: IDI minta upaya penanganan stunting dilakukan dalam program khusus
Baca juga: Sejumlah negara belajar penanganan "stunting" di Lombok Barat


Siaran pers Kepala Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Erlin Suastini, dalam kunjungan kerja kali ini, Ibu Iriana akan meninjau sebuah PAUD di Kabupaten Cirebon dan melakukan sosialisasi pentingnya mencuci tangan kepada anak-anak. Selain itu, Ibu Negara diagendakan untuk meninjau sosialisasi IVA Test kepada ribuan karyawati di Kabupaten Cirebon.

Agenda kerja Ibu Negara kemudian akan dilanjutkan dengan meninjau sosialisasi konvergensi pencegahan stunting (gangguan pertumbuhan) pada anak di sebuah gedung pertemuan. Para peserta sosialisasi tersebut antara lain, kader Posyandu, organisasi perangkat daerah, hingga guru PAUD.
Baca juga: Sekretariat Wapres: Kekerdilan bukan hanya soal makanan-gizi
Baca juga: Penanganan kekerdilan perlu keterlibatan pusat dan daerah

Pewarta: Joko Susilo
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ibu Negara bagikan sepeda hingga laptop kepada pelajar Palembang

Komentar