BNN Temanggung tahan penjahit penyimpan sabu-sabu

BNN Temanggung tahan penjahit penyimpan sabu-sabu

Petugas BNN Kabupaten Temanggung menunjukkan barang bukti berupa sabu-sabu dan alat penghisap. (Heru Suyitno)

Temanggung (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menahan seorang penjahit busana wanita dengan inisial DU warga Dusun Kasanan, Kelurahan Kranggan Temanggung karena diduga mengkonsumsi dan menyimpan sabu-sabu.

Kasi Pemberantasan BNN Kabupaten Temanggung Kompol Trasmaka,  Kamis mengatakan penangkapan tersangka DU setelah ada informasi dari masyarakat, kemudian ditindaklanjuti.

Baca juga: Petugas gabungan razia Rutan Temangggung

DU ditangkap pada Selasa (24/9) sekitar pukul 20.00 WIB di Perumahan Prakak, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung.

"Saat penangkapan didapat barang bukti sabu-sabu seberat 0,775 gram, satu alat hisap, dan alat komunikasi," katanya

Berdasarkan tes urine kepada tersangka, katanya, hasilnya adalah positif menggunakan amfetamin dan metamfetamin.

"Tersangka juga telah mengakui perbuatannya tersebut, barang bukti didapat dari tersangka P yang kini mendekam di Rutan dan dikirim dari GT yang kini buron," katanya.

Ia mengatakan DU dijerat pasal 112 ayat 1 dengan ancaman pidana empat tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda Rp800 juta dan paling banyak Rp8 miliar.

Tersangka DU mengatakan sudah lama kenal dengan P dan barang yang di tempatnya adalah kiriman P melalui GT.

"Cara memesan sabu melalui telepon, kata P barang yang dikirim itu adalah jamu agar kuat dalam bekerja sebagai penjahit," katanya. 

Pewarta: Heru Suyitno
Editor: Yuniardi Ferdinand
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar