Camat Cilincing tawarkan warga eks arang ikut pelatihan servis AC

Camat Cilincing tawarkan warga eks arang ikut pelatihan servis AC

Pembokaran cerobong pembakaran arang di Jalan Inspeksi Cakung Drainase, Cilincing Jakarta Utara, Kamis (19/9/2019) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

warga eks pembakaran arang, bisa diberikan solusi mengikuti pelatihan servis AC
Jakarta (ANTARA) - Kecamatan Cilincing tawarkan warga eks pembakaran arang batok di Jalan Inspeksi Cakung Drainase untuk mengikuti pelatihan perbaikan dan perawatan AC atau pendingin ruangan sebagai solusi pekerjaan baru pasca penutupan dan pembongkaran tempat usaha tersebut pertengahan September lalu.

"Pekan lalu sudah ada komunikasi dengan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait masalah yang dihadapi warga eks pembakaran arang, bisa diberikan solusi mengikuti pelatihan servis AC," kata Camat Cilincing Muhammad Alwi saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Alwi menjelaskan pelatihan itu dilaksanakan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) DKI Jakarta dan warga eks pembakaran arang Cilincing dapat difasilitasi untuk mengikuti kegiatan tersebut selama satu pekan.

"Jika mereka berminta kita akan fasilitasi, selama mengikuti pelatihan juga dibekali semua termasuk seragam," katanya.

Baca juga: Anies siap tampung aspirasi warga di bekas pembakaran arang Cilincing

Ia mengatakan setelah lulus pelatihan akan diberikan sertifikat sehingga jika nanti membuka usaha jasa layanan perbaikan dan pemeliharaan AC sudah tersertifikasi dari Pemerintah DKI Jakarta.

"Kita sudah coba informasikan kepada warga eks pembakaran arang, tinggal menunggu mereka, mau atau tidak," kata Alwi.

Di lokasi pembakaran arang terdapat 23 cerobong pembakaran arang yang dimiliki 17 orang pemilik usaha.

Seluruh cerobong pembakaran arang tersebut telah dibongkar secara mandiri oleh pemiliknya pada Kamis (19/9). Total ada sekitar 70 warga yang menggantungkan hidupnya pada usaha pembakaran arang.

Baca juga: Dilema polusi udara pembakaran arang dan peleburan aluminium Cilincing

Pembongkaran dilakukan karena asap yang ditimbulkan dari pembakaran arang tersebut sering dikeluhkan warga.

Warga mengeluh terganggu kesehatannya karena adanya asap pembakaran, bahkan salah satu guru di SDN Cilinging 07 Pagi terkena Pneumonia yang diduga akibat pencemaran udara di lokasi tersebut.

Sebelumnya warga eks pembakaran arang ini meminta perlindungan dari Gubernur Anies terhadap nasib mereka setelah tempat usaha mereka dibongkar dan tidak boleh lagi beroperasi.

Baca juga: Pemilik pembakaran arang di Cilincing harapkan solusi pemerintah

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun menyanggupi keinginan warga siap untuk mendengar aspirasi dari warga.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pembongkaran usaha pembakaran arang di Cilincing

Komentar