Liga 1 Indonesia

Yevhen bawa PSS curi tiga poin di markas Bhayangkara FC

Yevhen bawa PSS curi tiga poin di markas Bhayangkara FC

Pemain Bhayangkara FC (kuning) dan pemain PSS Sleman (putih) jelang laga pekan ke-22 Liga 1 Indonesia di Stadion PTIK, Jakarta, Jumat (4/10/2019). ANTARA/Asep Firmansyah/aa.

Jakarta (ANTARA) - Yevhen Bokhashvili menjadi pahlawan PSS Sleman berkat dua gol pada menit 58 dan 90+1 yang membawa Super Elang Jawa mencuri tiga poin setelah menang 2-0 di markas Bhayangkara FC, Jumat.

Kembali berlaga di Stadion PTIK, Bhayangkara berharap tuah markas aslinya usai mengungsi akibat renovasi stadion, dengan mengandalkan duet lini depan Bruno Matos dan Dendy Sulistiawan, serta Lee Yu Jun yang mengomandoi lini tengah dan pengatur ritme.

Sebaliknya PSS Sleman datang dengan skuat pincang karena kehilangan enam pemain kunci karena berbagai alasan.

Pertandingan babak pertama cenderung monoton karena kedua tim saling menunggu lawan menerobos pertahanan.

Sampai 15 menit pertama tak ada satu pun sepakan ke arah gawang tercipta dari kedua klub karena bola lebih banyak mengalir di tengah yang begitu masuk ke sepertiga terakhir lapangan langsung terputus.

Bhayangkara baru menciptakan peluang pada menit 31 ketika Lee Yu Jun melepaskan sepakan di luar kotak penalti namun menyamping tipis di kanan gawang.

Empat menit menjelang bubaran, Lee Yu Jun hampir mencatatkan namanya di papan skor kalau saja sundulannya tak membentur tiang dan diamankan Ega Rizky.

Baca juga: Laga Persija Jakarta kontra Borneo FC ditunda

PSS justru kebingungan ketika berada di dalam kotak penalti lawan sehingga membuang begitu saja peluang-peluang yang tercipta karena tidak ada pemain lain yang mendukung sehingga selalu mentah di kaki Anderson Salles. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.

Pada babak kedua, PSS mendapatkan peluang pertama lewat Ocvian Chanigio ketika sontekannya tidak bisa melewati Wahyu Tri Nugroho. Bola yang kemudian mengarah kepada Jajang Sukmara tidak berbuah gol karena melambung tak terarah.
 

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Enam korban bom di Medan masih dirawat

Komentar