Bank DKI gandeng PKL Sunda Kelapa dorong transaksi non tunai

Bank DKI gandeng PKL Sunda Kelapa dorong transaksi non tunai

Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi bersama dengan Pedagang Kaki Lima Masjid Agung Sunda Kelapa yang menerima gerobak dukungan Bank DKI, Kamis (3/10/2019). ANTARA/Livia Kristianti/aa.

Bank DKI sendiri telah menyediakan fasilitas kredit kecil Monas 25,75 dan kredit 500 yang dapat menunjang usaha mereka untuk dapat berkembang lebih pesat lagi.
Jakarta (ANTARA) - Bank DKI menggandeng  Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Masjid Sunda Kelapa, Jakarta Pusat untuk menjadi merchant aplikasi JakOne Mobile, demi mendorong penerapan transaksi non tunai di Jakarta.

Direktur Kredit UMK dan Usaha Syariah Bank DKI, Babay Parid Wazdi, Jumat, mengatakan dengan menjadi merchant JakOne Mobile, PKL Sunda Kelapa bisa menerima pembayaran non tunai berbasis QR Code.

"Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian Bank DKI kepada pelaku UMKM di DKI Jakarta dan dukungan terhadap Program Kerja Pemprov DKI. Kami berharap, fasilitas gerobak ini bermanfaat bagi peningkatan pendapatan para pedagang sekitar masjid Sunda Kelapa," ujar Babay dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Gerindra DKI tidak permasalahkan anggota dewan ajukan kredit ke bank

Baca juga: Bank DKI akui beri fasilitas kredit pada anggota DPRD DKI Jakarta

Baca juga: Bank DKI-Dishub luncurkan Simpel PKB untuk pangkas waktu uji KIR


Selain melakukan penggandengan PKL dengan ditandai penyerahan fasilitas gerobak dan etalase pada PKL Sunda Kelapa, Jumat ini, kata Babay, Bank DKI juga menyatakan kesiapannya untuk membantu akses permodalan.

Bank DKI sendiri telah menyediakan fasilitas kredit kecil Monas 25,75 dan kredit 500 yang dapat menunjang usaha mereka untuk dapat berkembang lebih pesat lagi.

"Apabila ada kebutuhan layanan perbankan lain yang diharapkan, Bank DKI siap berdiskusi dan membantu untuk pengembangan lebih lanjut, demi memaksimalkan layanan kepada para pedagang disini," ujar Babay Parid.

Saat acara penyerahan bantuan grobak dan etalase pada PKL, Wakil Walikota Jakarta Pusat, Irwandi memberikan apresiasi bantuan yang diberikan Bank DKI kepada para pedagang di Masjid Sunda Kelapa.

"Ini masjid kebanggaan di Jakarta Pusat. Juga berada di kawasan ring satu di Jakarta Pusat. Jadi penataan PKL di kawasan ini harus lebih rapi dari kawasan yang lain. Apalagi pengunjungnya orang kantoran. Ini menjadi kebanggaan tetapi harus menjadi perhatian kita," kata Irwandi.

Dengan adanya bantuan gerobak dan etalase tersebut, diharapkan Irwandi, keberadaan PKL di Masjid Sunda Kelapa lebih rapi, indah dan membuat pengujung lebih nyaman karena, tidak ada lagi kesan kumuh dan berantakan.
 
Salah satu PKL rekan Bank DKI yang menjadi merchant JakOne Mobile di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Jumat (4/10) (Foto HO Humas Bank DKI)


"Ini sudah diberikan bantuan sama Bank DKI. Sekarang tugasnya para pedagang di sini menjaga kebersihan dan kerapihan. Kita enggak mau PKL dianggap cuma bikin kotor dan kumuh. Kita ingin PKL bersih, rapi dan tidak kumuh. Kalau nanti ada ped agang enggak mau ikut aturan, hanya ada dua pilihan, mau meng-upgrade dirinya atau keluar dari sini," ucap Irwandi.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Tarif MRT Diumumkan Februari

Komentar