Nagan Raya raih sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes

Nagan Raya raih sertifikat Eliminasi Malaria dari Kemenkes

Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nila F Moeloek menyerahkan sertifikat penghargaan Eliminasi Malaria kepada Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, di Lapangan Sepakbola Betun, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (4/10/2019). (ANTARA/HO)

Keberhasilan ini membuktikan bahwa pemerintah daerah telah berupaya seoptimal mungkin dalam meningkatkan derajat kesehatan di Nagan Raya.
Suka Makmue (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, menerima sertifikat penghargaan Eliminasi Malaria dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia yang diserahkan Menteri Kesehatan Nila F Moeloek di Lapangan Sepakbola Betun, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat.

Penghargaan ini diterima Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham, didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan Arafik Karim dan pengelola program malaria Dinkes Fatwa Hidayat, Jumat malam.

"Pemberian sertifikat penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat melalui Kemenkes RI kepada Pemerintah Kabupaten Nagan Raya," kata Bupati HM Jamin Idham.

Menurutnya, penghargaan tersebut diperoleh setelah tim penilai Eliminasi Malaria dari Komisi Penilaian Eliminasi Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, telah melakukan survei dan penilaian langsung ke kabupaten tersebut, dan diputuskan Nagan Raya berhak menerima sertifikat ini.

Baca juga: Kabupaten Jayapura Terus Berupaya Eliminasi Angka Malaria

Baca juga: Sembilan daerah di Sultra mendapat sertifikat eliminasi malaria


Ada beberapa kategori penilaian yang dilakukan dari beberapa indikator utama, diantaranya regulasi (produk hukum) dari pemerintah daerah yaitu Peraturan Bupati Nagan Raya Nomor 60 Tahun 2014 tentang Eliminasi Malaria Dalam Kabupaten Nagan Raya.

Kemudian data Anual Parasite Incidence (API), yaitu angka kejadian malaria per 1.000 penduduk di bawah 1, serta tidak ditemukan kasus Malaria Indegenious (penularan setempat) selama tiga tahun berturut-turut, dan sejumlah indikator lainnya.

"Saya merasa terharu atas penghargaan ini, karena untuk memperoleh penghargaan membutuhkan perjuangan yang sangat panjang," kata Bupati HM Jamin Idham menambahkan.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Tim Pengelola Program Malaria Dinas Kesehatan Kabupaten Nagan Raya beserta jajaran Puskesmas dan masyarakat, yang telah memperjuangkan prestasi tersebut hingga memperoleh penghargaan dimaksud.

"Keberhasilan ini membuktikan bahwa pemerintah daerah telah berupaya seoptimal mungkin dalam meningkatkan derajat kesehatan di Nagan Raya," kata Sekdinkes Nagan Raya, Arafik Karim menambahkan.

Selain Bupati Nagan Raya yang merupakan daerah satu-satunya penerima sertifikat di Provinsi Aceh. Terdapat ada tujuh kepala daerah lainnya yang menerima penghargaan serupa yaitu Bupati Bangka Tengah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bupati Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, Bupati Mamasa Provinsi Sulawesi Barat, Bupati Selayar Provinsi Sulawesi Selatan, Bupati Katingan Provinsi Kalimatan Tengah, dan dua dari Provinsi Banten yaitu Walikota Tanggerang dan Walikota Serang.*

Baca juga: NTT bangun kolaborasi percepat eliminasi malaria di Sumba

Baca juga: Sulbar susun pokja eliminasi malaria

Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kabupaten Nagan Raya-Aceh dilanda banjir

Komentar