Dolar AS sedikit melemah di tengah data ketenagakerjaan

Dolar AS sedikit melemah di tengah data ketenagakerjaan

Seorang wanita menghitung tagihan dolar AS di rumahnya di Buenos Aires, Argentina 28 Agustus 2018. ANTARA/REUTERS /Marcos Brindicci/File Foto/pri

Tingkat pengangguran turun menjadi 3,5 persen pada September, level terendah dalam 50 tahun
New York (ANTARA) - Kurs dolar AS sedikit melemah terhadap sekeranjang mata uang utama saingannya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), karena para pelaku pasar mempertimbangkan data pekerjaan Amerika Serikat yang baru dirilis.

Tingkat pengangguran turun menjadi 3,5 persen pada September, level terendah dalam 50 tahun, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan Jumat (4/10/2019).

Departemen mengatakan total penggajian (payroll) pekerjaan non pertanian meningkat 136.000 pekerjaan pada bulan lalu. Pertumbuhan lapangan pekerjaan mencapai rata-rata 161.000 per bulan sejauh tahun ini, dibandingkan dengan kenaikan bulanan rata-rata 223.000 pada tahun sebelumnya.

Baca juga: Dolar AS jatuh tertekan data ekonomi yang lemah

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,06 persen menjadi 98,8042 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro meningkat menjadi 1,0983 dolar AS dari 1,0974 dolar AS pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,2332 dolar AS dari 1,2353 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik jadi 0,6770 dolar AS dari 0,6743 dolar AS.

Dolar AS dibeli 106,85 yen Jepang, lebih rendah dari 106,89 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9949 franc Swiss dari 0,9986 franc Swiss, dan melemah menjadi 1,3323 dolar Kanada dari 1,3328 dolar Kanada.

Baca juga: Trump kecam Fed setelah data manufaktur picu kekhawatiran perlambatan
Baca juga: Dolar AS tergelincir tertekan data manufaktur yang lemah

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menguatnya kurs dolar tak pengaruhi daya beli masyarakat

Komentar