counter

Liga Inggris

Tottenham terpeleset lagi, bertekuk lutut 0-3 di kandang Brighton

Tottenham terpeleset lagi, bertekuk lutut 0-3 di kandang Brighton

Penyerang Brighton & Hove Albion Aaron Connolly (kiri) melakukan selebrasi usai mencetak gol sementara kiper Tottenham Hotspur Paulo Gazzaniga terkapar dilanda kecewa dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Amex, Brighton, Inggris, Sabtu (5/10/2019). (ANTARA/REUTERS/Toby Melville)

Jakarta (ANTARA) - Fase kelam agaknya kembali menggelayuti Tottenham Hotspurs yang terpeleset lagi dan dipaksa bertekuk lutut 0-3 kepada tuan rumah Brighton & Hove Albion dalam laga pekan kedelapan Liga Inggris di Stadion Amex, Sabtu.

Kekalahan 0-3 melawan Brighton jadi hasil memalukan kedua beruntun yang ditelan tim besutan Mauricio Pochettino setelah pada tengah pekan lalu dilumat habis oleh Bayern Muenchen 2-7 dalam laga Liga Champions.

Baca juga: Pochettino ingin bersama Tottenham lima tahun lagi

Duet penyerang Brighton menjadi penentu kemenangan tuan rumah. Aaron Connolly mengemas dwigol, menyusul gol pembuka dari Neal Maupay, demikian catatan laman resmi Liga Inggris.

Hasil itu untuk sementara membawa Brighton naik ke peringkat ke-12 dengan koleksi sembilan poin, sedangkan Tottenham (11) sangat rentan tergusur dari urutan keenam.

Bukan cuma kalah, Tottenham juga harus kehilangan kiper utamanya Hugo Lloris yang menderita cedera karena blundernya sendiri.

Kiper Prancis itu gagal mengamankan sebuah umpan silang tak berbahaya, bola meleset dari pelukannya dan ditanduk Maupay untuk membuka keunggulan Brighton saat laga baru berjalan tiga menit.

Sementara para pemain tuan rumah melakukan selebrasi, Lloris yang mendarat dengan kurang nyaman di lengan kirinya terlihat kesakitan hingga menjalani perawatan hampir lima menit lamanya sebelum ditarik keluar digantikan Paulo Gazzaniga.

Setelah pertandingan dilanjutkan, Tottenham menciptakan peluang pada menit ke-26 namun tendangan jarak jauh Christian Eriksen masih tepat mengarah ke kiper Mathew Ryan yang antisipasi pertamanya tak sempurna meski bola liar segera ia amankan sebelum disambar Harry Kane.

Enam menit berselang, Brighton menggandakan keunggulan lewat gol Connolly yang awalnya menyambut umpan silang dengan sontekan tumit, namun penyelesaian pertamanya masih bisa diantisipasi Gazzaniga. Sayangnya, bola masih hidup dan bergulir lagi ke arah Connolly yang tanpa ampun menyambarnya untuk menjebol gawang Tottenham lagi.

Tottenham tak pernah terlihat cukup nyaman menampilkan permainan terbaiknya hingga turun minum dalam keadaan tertinggal dua gol.

Laga babak kedua berjalan tidak jauh berbeda dari 45 menit pertama, Brighton masih tampak percaya diri dan pada menit ke-63 Pascal Gross hampir saja mencetak gol indah dari tendangan bebas sudut sempit, sayang bolanya masih membentur mistar gawang.

Dua menit kemudian, Connolly mencetak gol keduanya memanfaatkan umpan jauh kiriman Lewis Dunk, mengecoh Toby Alderweireld sebelum melepaskan tembakan melengkung ke sudut kiri gawang tak terbendung Gazzaniga. Brighton tiga, Tottenham nol.

Ketika keadaan menjadi buntu, Pochettino akhirnya menurunkan Lucas Moura menggantikan Son Heung-min pada menit ke-73.

Pada sisa waktu yang ada Lucas dua kali melepaskan tembakan tepat sasaran, dan jika saja ia dimainkan lebih awal boleh jadi Tottenham tak akan mendapati kekalahan 0-3 terpampang di papan skor saat laga berakhir.

Baca juga: Prediksi Liverpool vs Leicester City

Baca juga: Jadwal Liga Inggris: Liverpool menyambut kembalinya Rodgers ke Anfield


Susunan pemain:

Brighton & Hove Albion (4-3-3): Mathew Ryan; Martin Montoya, Adam Webster, Lewis Dunk, Daniel Burn; Pascal Gross, Steven Alzate (Thomas Bong), Dale Stephens (Glenn Murray), Aaron Mooy; Neal Maupay, Aaron Connolly (Yves Bissouma)
Pelatih: Graham Potter

Tottenham Hotspur (4-2-3-1): Hugo Lloris (Paulo Gazzaniga); Moussa Sissoko, Toby Alderweireld, Jan Vertonghen, Ben Davies; Tanguy NDombele (Harry Winks), Eric Dier; Erik Lamela, Christan Eriksen, Son Heung-min (Lucas Moura); Harry Kane
Pelatih: Mauricio Pochettino

Pewarta: Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar