Bioskop di Eropa larang topeng dan senjata mainan di pemutaran "Joker"

Bioskop di Eropa larang topeng dan senjata mainan di pemutaran "Joker"

Seorang pengunjung yang menggunakan kostum Joker berpose untuk foto di Karpet Merah Kedatangan untuk pemutaran film "Joker" yang ikut berkompetisi pada Festival Film Venice ke-76 di Venice, Italia, Sabtu (31/8/2019). (REUTERS/Yara Nardi)

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah bioskop di Spanyol dan Italia melarang penggunaan topeng dan senjata mainan pada pemutaran film terbaru Joaquin Phoenix, "Joker".

Dilansir dari The Hollywood Reporter pada Minggu, jaringan bioskop Cinesa di Spanyol mengeluarkan pengumuman larangan membawa kedua barang tersebut melalui situs resminya.

Pengumuman serupa juga dibuat melalui laman Facebook perusahaan saudara Cinesa di Italia, UCI, tanpa menyebut nama filmnya.

"Untuk alasan keamanan, diharap agar penonton tidak membawa topeng, senjata mainan atau simulator senjata lainnya, atau pun penutup wajah ke bioskop, dan jika membawa, barang dapat disimpan melalui kru di bioskop selama pemutaran film," kata pernyataan itu.

"Langkah ini bertujuan untuk menjamin keselamatan semua pengunjung di bioskop kami," lanjutnya.

Masih belum jelas apakah bioskop-bioskop lain dalam jaringan sinema Odeon di Jerman, Inggris, Irlandia, Skandinavia, dan negara-negara Baltik, akan mengambil langkah serupa.

Sebelumnya, langkah-langkah pencegahan adanya tindak kekerasan terkait pemutaran film "Joker" juga telah meluas di sejumlah bioskop di Amerika Serikat. Bahkan, beberapa di antaranya melarang pemutaran film garapan Todd Phillips itu.


Baca juga: Adegan pertemuan Thomas Wayne dan Arthur Fleck "Joker" ditulis ulang

Baca juga: Joaquin Phoenix "Joker", dari tragedi keluarga hingga temukan cinta

Baca juga: Di balik make up Joker

Penerjemah: Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar