Meisterstadt Batam segera dirampungkan sesuai amanat Habibie

Meisterstadt Batam segera dirampungkan sesuai amanat Habibie

Ilustrasi - Pekerja menyelesaikan pembangunan apartemen. (ANTARA FOTO/Nino Halen)

Almarhum (BJ Habibie) memang visioner, ingin menciptakan area komersial bertaraf internasional
Jakarta (ANTARA) - Chief Executive Officer PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Nico Po mengatakan segera merampungkan pembangunan Meisterstadt Batam sesuai dengan amanat almarhum BJ Habibie selaku mitra dalam proyek ini.

Meisterstadt Batam merupakan proyek mega superblok kerja sama PT Pollux Properti Indonesia Tbk dengan keluarga besar almarhum Presiden BJ Habibie yang ditujukan untuk menyaingi Marina Bay Sands Singapura.

"Almarhum (BJ Habibie) memang visioner ingin menciptakan area komersial bertaraf internasional yang menunjang kegiatan free trade zone Asia bagi kota Batam,” ujar Nico di Jakarta, Senin.

Baca juga: Pollux Habibie International mulai pembangunan icon baru Batam

Di dalam komplek ini nantinya akan dibangun 11 gedung pencakar langit (100 lantai) terdiri dari 8 menara apartemen, satu hotel, satu rumah sakit bertaraf internasional, mal, pertokoan, dan satu perkantoran.

"Kami memperkirakan dana investasi untuk pembangunan mega superblok ini mencapai Rp11 triliun," kata Nico.
 
PT Pollux Properti Indonesia Tbk (kode bursa POLL) per 3 Oktober 2019 telah meraih kapitalisasi pasar Rp54,28 triliun.

"Usai melepas saham ke publik (IPO), Pollux Properti Indonesia langsung tancap gas dengan membangun beberapa proyek properti yang seluruhnya berjalan baik dan sesuai target," ujar Nico.

Proyek yang dikembangkan Pollux di antaranya superblok di kawasan Cikarang atau tepatnya di tepi Jalan Raya Cikarang - Cibarusah yang di dalamnya terdapat apartemen, perkantoran dan pusat gaya hidup.

Baca juga: Pembangunan super blok Gallery West masuki tahap akhir

Pollux juga membangun Gangnam District Bekasi dengan nilai investasi Rp2 triliun terdiri dari delapan menara apartemen.

Sejak terdaftar di bursa, saham Pollux terus mengalami kenaikan signifikan sebesar 879,67 persen ke Rp6.525 per saham. Kenaikan ini karena meningkatnya kinerja keuangan perseroan.

"Pada semester I – 2019, kami mencetak laba Rp403,51 miliar atau naik sebesar 197,29 persen dibanding setahun sebelumnya. Laba bersih ikut naik 200,5 persen menjadi Rp35,85 miliar dengan kontribusi terbesar dari penjualan properti sebesar 93,34 persen," kata Nico.

Baca juga: Super blok Siloam ancam akidah masyarakat Minangkabau

Nico juga mengungkapkan penjualan apartemen menjadi produk yang memberikan kontribusi terbesar mencapai 93,34 persen dengan nilai sebesar Rp376,65 miliar dari total pendapatan semester I-2019.
 

Pewarta: Ganet Dirgantara
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Pamerkan 650 hunian dari 120 pengembang properti

Komentar