Lanud: Jumlah pengungsi Wamena capai 11.410 orang

Lanud: Jumlah pengungsi Wamena capai 11.410 orang

Para pengungsi Wamena yang tiba di Lanud Silas Papare (ANTARA News Papua/HO/Lanud Silas Papare)

Jayapura (ANTARA) - Jajaran Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Silas Papare mengklaim jumlah pengungsi Wamena yang diangkut oleh pesawat hercules  ke Jayapura dan beberapa daerah tujuan lainnya mencapai 11.410 orang per 7 Oktober 2019.

Kepala Penerangan (Kapen) Lanud Silas Papare Mayor Sus Rindar Noor  di Jayapura, Senin, mengatakan sedangkan jumlah bantuan sosial yang berhasil terangkut ke Wamena mencapai 207.763 kilogram per 7 Oktober 2019.

"Untuk 7 Oktober 2019, pesawat hercules A-1321 membawa 145 orang pengungsi dengan tiga sorti dan jumlah bantuan sosial yang diangkut sebanyak 6.689 kilo gram," katanya.

Menurut Kapen Rindar, untuk jumlah pengungsi yang masih berada di tempat-tempat pengungsian tercatat 2.190 orang.

"Dua ribuan pengungsi tersebut tersebar di 13 titik atau tempat pengungsian yakni Lanud Silas Papare, Yonif R 751, Rindam, Kawanua Dunlop, Ikm, Palopo Luwu, Al Aqso, KKSS Sentani, Jabar BTN Sosial, Biak, Taruna, Ormas Sulut dan Poso," ujarnya.

Baca juga: Lebih dari 15 ribu pengungsi keluar dari Wamena

Dia menjelaskan para pengungsi dari Wamena selain dilayani oleh Lanud Silas Papare untuk transportasi udara, juga dibantu oleh maskapai penerbangan Trigana dan Wings Air.

"Jadi yang diangkut oleh Trigana sebanyak 3.473 orang dan Wings Air sebanyak 1.343 orang dan ini jumlahnya diluar dari total 11.410 tadi," katanya.

Dia menambahkan untuk pengungsi yang sudah kembali ke daerah asal menggunakan pesawat hercules sebanyak 525 orang dengan tujuan di antaranya Makasar, Malang dan Jakarta.

Baca juga: Pemulangan warga Jateng dari Wamena hingga 11 Oktober
Baca juga: Pemprov Sultra tangani eksodus korban kerusuhan Wamena Papua

Pewarta: Hendrina Dian Kandipi
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menteri PPPA pastikan kebutuhan anak pengungsi Merapi tercukupi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar