Kadin Jakarta Utara ingatkan Pemkot Jakut terkait instruksi gubernur

Kadin Jakarta Utara ingatkan Pemkot Jakut terkait instruksi gubernur

Ketua kamar dagang dan industri (Kadin) Jakarta Utara Sungkono Ali (ANTARA/FAUZI LAMBOKA)

Jakarta (ANTARA) - Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta Utara Sungkono Ali mengingatkan Pemerintah Kota Jakarta Utara terkait instruksi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tentang sinergitas bersama Kadin.

"Instruksi itu disampaikan saat pelantikan pengurus Kadin Provinsi DKI Jakarta, 19 September 2019 lalu," kata Sungkono dalam pertemuan dengan jajaran Pemkot Jakarta Utara di ruang rapat VVIP Wali Kota Jakarta Utara, Selasa.

Pemprov DKI merupakan mitra Kadin meningkatkan potensi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) hingga para pengusaha Kadin diminta bantu UMKM untuk memajukan perekonomian.

"Semoga instruksi itu dapat ditindaklanjuti hingga tingkatan pemerintah terbawah," kata Sungkono.

Dalam pertemuan itu, Sungkono Ali meminta penjadwalan kembali pertemuan pengurus bersama Wali Kota Jakarta Utara Sigit Wijatmoko.

Sedianya, jadwal kunjungan Kadin Jakarta Utara bersama Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) Jakarta Utara diterima Wali kota. Namun karena perubahan jadwal, akhirnya diwakili Asisten Pemerintahan Pemkot Jakut.

Baca juga: Pertemuan Kadin Jakarta Utara dengan wali kota gagal
Baca juga: Kadin minta jaminan investasi di tengah sengketa Pelabuhan Marunda


Asisten Pemerintahan Pemkot Jakarta Utara Khalid menjelaskan pertemuan tersebut sudah menjadi agenda wali kota. Namun wali kota mendapatkan panggilan rapat mendadak dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Wakil wali kota dan sekretaris kota sedang mengikuti rapat di tempat lain," ujar Khalid. Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan melantik pengurus Kadin DKI Jakarta masa Bakti 2019-2024 di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (19/9).

Anies mengatakan. Kadin Jakarta yang telah berusia 50 tahun sebagai mitra strategis bagi Pemprov DKI Jakarta.

Anies berharap Kadin mampu mendorong pertumbuhan ekonomi khususnya Jakarta, penciptaan lapangan kerja, kestabilan kebutuhan pokok dan pada akhirnya bermuara pada pembangunan infrastruktur.

Pewarta: Fauzi
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Menristek: Industri berbasis pertanian harus direvitalisasi

Komentar