Purwa Tjaraka: Anugerah Budaya apresiasi pemerintah untuk kebudayaan

Purwa Tjaraka: Anugerah Budaya apresiasi pemerintah untuk kebudayaan

Musisi Senior Purwa Tjaraka (ANTARA/Aubrey Fanani)

Ini adalah bentuk apresiasi pemerintah terhadap kebudayaan dan saya pikir ini penting. Kebudayaan dapat menjadi tolak ukur peradaban
Jakarta (ANTARA) - Musisi senior Purwa Tjaraka mengatakan Anugerah Budaya dan penghargaan Seni Budaya merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap kebudayaan Indonesia.

Pada 2019, Purwa Tjaraka menerima Anugerah Budaya dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk kategori Pencipta, Pelopor dan Pembaru.

"Saya senang dapat menerima Anugerah Budaya. Ini adalah bentuk apresiasi pemerintah terhadap kebudayaan dan saya pikir ini penting. Kebudayaan dapat menjadi tolak ukur peradaban," kata Purwa Tjaraka saat konferensi pers di Jakarta, Selasa.

Baca juga: 59 pegiat kebudayaan akan terima Anugerah Kebudayaan 2019

Dengan penghargaan tersebut, kata Purwa, maka pelaku seni dan budaya akan merasakan kehadiran pemerintah dalam bidang kebudayaan.

Dia mengatakan kesenian Indonesia yang sangat beragam akan sulit berkembang tanpa fasilitas dari negara.

"Sebagai bangsa kebudayaan Indonesia sangat kaya dan beragam dan tentunya kita perlu wadah untuk menyatukannya," kata dia.

Dia pun menyambut baik adanya Pekan Kebudayaan Nasional yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, menurut dia ini adalah satu hal positif.

Sebanyak 59 pegiat kebudayaan baik perorangan mau pun komunitas akan menerima Anugerah Kebudayaan dan penghargaan khusus untuk lima orang Maestro Seni Tradisi Tari.

Penghargaan itu akan diberikan langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy pada Kamis (10 Oktober 2019) di Istora Senayan.

Direktur Warisan dan Diplomasi Budaya Nadjamuddin Ramly mengatakan pemberian anugerah itu akan ada dalam satu rangkaian Pekan Kebudayaan Nasional.

"Malam anugerah kebudayaan Indonesia adalah bagian dari penghargaan tertinggi kepada para budayawan yang telah berprestasi dan memberikan kontribusi dan kesinambungan terhadap kebudayaan Indonesia," jelas Najamuddin.

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Membuat layang-layang sendiri di Pekan Kebudayaan Nasional

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar