counter

133 orang diamankan saat gerebek kasino di Apartemen Robinson

133 orang diamankan saat gerebek kasino di Apartemen Robinson

Kabid humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono (kiri depan) dan Kanit 3 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKP Abdul Rahim (kanan depan) menunjukkan barang bukti dan tersangka saat rilis kasus judi kasino di Apartemen Robinson, Jakarta, Selasa (8/10/2019). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/wsj/pri.

Ini yang kita amankan ada 133 orang
Jakarta (ANTARA) - Tim Sub Direktorat Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 133 orang saat menggerebek lantai 29 Apartemen Robinson yang disulap menjadi sebuah kasino.

"Ini yang kita amankan ada 133 orang," kata kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono dalam gelar perkara kasino tersembunyi di Apartemen Robinson Lt 29, Jakarta Utara, Selasa.

Kasino tersebut menempati seluruh lantai 29 dengan luas diperkirakan mencapai 200 meter persegi.

Baca juga: Satu orang tewas saat polisi gerebek kasino di Apartemen Robinson

Adapun jenis permainan judi yang disediakan antara lain judi koprok, poker, hingga russian roullete.

Kasino ini juga mempunyai lantai dua yang peruntukkan khusus bagi pemain judi kelas kakap.

Di antara orang-orang yang diamankan tersebut ada yang berperan sebagai pengelola, penanggung jawab permainan, kasir, dan administrasi.

Baca juga: Kasino tersembunyi di Jakarta Utara dibongkar polisi

Argo menyebut kasino tersebut tertata dan terprogram dengan sangat rapi.

Polisi juga menyita rekaman CCTV yang terpasang di dalam kasino tersebut untuk pengembangan kasus tersebut.

Polisi juga sudah mengamankan sejumlah saksi dalam kasus tersebut. Berdasarkan keterangan para saksi, polisi kini tengah memburu bandar besar pengendali kasino tersebut.

Baca juga: Pelaku penembakan kasino Filipina tewas

"(Bandar besarnya) belum kita dapatkan, masih kita cari," kata Argo.

Para pejudi yang diamankan polisi tersebut kini dijerat dengan Pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 10 tahun atau denda maksimal Rp25 juta rupiah.

Pewarta: Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kesibukan lain Adipati Dolken dan Aliando Syarief

Komentar