counter

Telkomsel incar pertumbuhan konsumen lewat gim

Telkomsel incar pertumbuhan konsumen lewat gim

Penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Shopee Indonesia Handhika Jahja (kiri), Direktur Pemasaran Telkomsel Rachel Goh (tengah) dan Direktur Garena Indonesia Hans Kurniadi Saleh (kanan) di Jakarta, Selasa (8/10/2019). ANTARA/Mentari Dwi Gayati.

Kami memiliki lebih dari 62 juta pelanggan gamer
Jakarta (ANTARA) - Operator telekomunikasi seluler terbesar di Indonesia, Telkomsel, mengincar pertumbuhan pengguna konsumsi data melalui gim baik dengan android maupun iOS.

Upaya Telkomsel tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan Sea Limited atau Garena, perusahaan gim terbesar di Asia Tenggara. Telkomsel menggandeng Garena melalui gim "Call of Duty Mobile" yang baru saja diluncurkan pekan lalu.

"Kami memiliki lebih dari 62 juta pelanggan gamer, sehingga sudah sewajarnya kami menjalin kerja sama dengan Garena karena kami ingin membawa lebih banyak gim untuk pelanggan Telkomsel," kata Direktur Pemasaran Telkomsel Rachel Goh saat ditemui usai penandatanganan MoU dengan Sea Limited dan Shopee di Jakarta, Selasa.

Rachel menyebutkan saat ini total pemain gim (gamers) di Indonesia sebanyak 90 juta pengguna. Sekitar 62 juta di antaranya menggunakan jaringan data Telkomsel.

Baca juga: Telkomsel perkuat kerja sama Garena-Shopee mudahkan para gamer

Jumlah tersebut mengalami peningkatan sekitar 10 persen setiap tahunnya dan berpotensi mencatat pertumbuhan lebih tinggi lagi.

Dengan menggandeng gim Call of Duty ini, Telkomsel juga ingin memberikan kenyamanan pengguna yang terbaik bagi para pemain gim  dalam meningkatkan industri gim di Indonesia.

Dalam kesempatan sama, Direktur Garena Indonesia Hans Kurniadi Saleh, menjelaskan gim Call of Duty Mobile telah menjadi gim yang potensial untuk industri gim Indonesia.

Meski baru diluncurkan sepekan lalu, gim yang telah populer sejak 2003 ini untuk pengguna PC dan Playstation, telah diunduh hingga 5 juta kali di berbagai negara kawasan Asia, yakni Indonesia, Thailand, Malaysia, Singapura, Filipina dan Taiwan.

"Sudah satu minggu semenjak diluncurkan, Call of Duty menduduki peringkat pertama di Google Play (android) dan App Store (iOS)," kata Hans.

Menurut dia, kesukseskan gim ini selain karena popularitasnya yang sudah cukup lama di dunia gamers, Call of Duty memiliki kelebihan sebagai gim "First-Person Shooter" yang kini dtelkomselapat dimainkan di smartphone.


Baca juga: Setelah gim, Telkomsel incar pertumbuhan pelanggan sektor e-commerce

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2019

MUI pusat kaji dampak gim daring PUBG

Komentar