KPA Papua bagikan 1.000 buku tabungan untuk relawan HIV/AIDS

KPA Papua bagikan 1.000 buku tabungan untuk relawan HIV/AIDS

Koordinator Devisi SDM KPA Provinsi Papua, Berni Pagawak (kiri) didampingi Koordinator Devisi Perempuan dan Anak, Lusi Yikwa (tengah) saat menerima seribu buku rekening dari Kepala Bank Mandiri Cabang Sentani, Yance Kareth di Kantor Bank Mandiri Cabang Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua. (ANTARA News Papua /HO-KPA Papua)

Seribu buku tabungan tersebut akan diserahkan kepada seribu relawan pada hari ini,
Jayapura (ANTARA) - Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Provinsi Papua membagikan 1.000 buku tabungan yang berisi dana opersional dan biaya untuk kebutuhan hidup bagi 1.000 relawan peduli HIV/AIDS yang tersebar di Bumi Cenderawasih.

Ketua KPA Papua, Yan Matuan di Kota Jayapura, Rabu, mengatakan, seribu buku tabungan itu dijadwalkan dibagikan pada hari ini di kantor KPA.

"Seribu buku tabungan tersebut akan diserahkan kepada seribu relawan pada hari ini. Kami juga menyerahkan dana operasional secara tunai sebesar Rp500 ribu untuk setiap relawan,” tambahnya.

Baca juga: Dewan Adat Papua prihatin penyebaran HIV/AIDS-malaria dan TB

Menurut dia, penyaluran dana operasional untuk para relawan dilakukan dengan menggandeng pihak perbankan, yang nantinya akan disalurkan secara bertahap karena jumlahnya cukup banyak yang tersebar di tujuh wilayah adat.

"Dana operasional ini akan kami salurkan secara bertahap. Tahap pertama kami salurkan untuk 1.000 relawan,” ujarnya.

Ia berharap dana operasional itu nantinya dapat dimanfaatkan dengan baik untuk menunjang kinerja relawan di lapangan, maupun membeli makanan bergizi untuk menjaga ketahanan tubuh.

"Harapan kami, dengan adanya dana operasional dan kebutuhan tersebut, para relawan peduli HIV/AIDS dapat lebih giat dalam membantu KPA Papua,” ungkap Yan Matuan.

Baca juga: Pers dinilai penting dalam sosialisasi penyakit HIV/AIDS

Sementara itu, Koordinator Devisi Sumber Daya Manusia (SDM) KPA Papua, Berni Pagawak mengatakan pihaknya akan mendata kembali seribu relawan ketika penyerahan dana operasional yang tersimpan dalam buku tabungan.

"Kami mewajibkan seluruh relawan agar membawa identitas diri dan hal ini sebelumnya telah kami umumkan penyerahan dana operasional relawan melalui media massa," lanjutnya.

Berni berharap penyerahan dana operasional itu dapat memotivasi relawan untuk membantu KPA Papua dalam melakukan upaya pencegahan penyebaran virus HIV/AIDS di Papua.

Baca juga: ARV satu-satunya obat yang direkomendasikan untuk pengidap HIV/AIDS

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar