counter

Kepala BNPB : Saya diperintah Presiden tangani tuntas pascagempa Ambon

Kepala BNPB : Saya diperintah Presiden tangani tuntas pascagempa Ambon

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Ambon, Rabu (9/10) terkait langkah-langkah penanganan pascabencana magnitudo 6,5 yang menguncang Kota Ambon, Kabupaten Maluku Tengah dan Seram Bagian Barat (SBB). (ANTARA/Jimmy Ayal)

memastikan proses penanganan bencana bisa terlaksana dengan baik
Ambon (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo menegaskan, kedatangannya ke Ambon untuk kedua kalinya atas perintah Presiden Joko Widodo untuk menangani hingga tuntas berbagai masalah pascagempa yang mengguncang Ambon, 26 September 2019.

"Saya datang lagi ke Ambon atas diperintah langsung dari Presiden untuk mengevaluasi langkah penanganan darurat bencana yang telah dilakukan Pemerintah provinsi serta pemda tiga daerah terdampak bersama BPBD dan instansi teknis lainnya," katanya, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Posko Induk Penanganan Darurat Bencana Gempa Provinsi Maluku di Makorem 151/Binaya, Rabu.

Dia mengaku melaporkan kondisi dan situasi terkini paskagempa kepada Presiden di Istana Negara Selasa (8/10), dan setelah mendengar laporan tersebut Kepala Negara memerintahkannya untuk datang kembali ke Ambon malam itu juga.

Sebelumnya mantan Pangdam XVI/Pattimura tersebut juga telah berkunjung ke Ambon pada 27 September 2019 atau sehari setelah gempa magnitudo 6,5 mengguncang tiga daerah tersebut, guna memastikan penanganan darurat dapat berjalan maksimal.

Dia saat ini semua semua proses penanganan bencana di Ambon, SBB dan Malteng terlaksana dengan baik.

"Saya sudah melihat langsung dan berdialog dengan berbagai pihak, sehingga dapat memastikan proses penanganan bencana bisa terlaksana dengan baik," ujarnya.

Baca juga: BNPB serahkan bantuan penanganan darurat bencana

Doni mengatakan saat gempa terjadi, BNPB telah mengirimkan bantuan meliputi 149 lembar matras, 200 paket perlengkapan keluarga, 500 lembar selimut dan 500 paket sandang serta bantuan dana siap pakai untuk penanganan darurat gempa sebesar Rp1 miliar.

Sedangkan bantuan tahap ketiga berupa 15 unit tenda, satu unit rumah sakit lapangan, 200 paket perlengkapan keluarga, 3.919 lembar matras, 5.500 lembar selimut, 5.000 lembar tenda gulung, 500 paket sandang serta satu unit lampu tower portabel.

Doni juga menegaskan, dirinya sudah berbicara dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono serta Wakil Menteri Mardiasmo guna memastikan hal-hal mengenai penanganan bencana di Maluku berjalan dengan baik, terutama menyangkut pendanaan.

"Tadi saat di Dermaga Kailolo, Pulau Haruku untuk kembali ke Ambon, saya ditelepon oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla menanyakan langkah-langkah penanganan pascagempa yang telah dilakukan," tandas Doni.

Baca juga: Kepala BNPB beri semangat anak terdampak gempa giat belajar

Dia menambahkan, penanganan para pengungsi menjadi prioritas utama baik yang berhubungan dengan kebutuhan dasar, sanitasi, kesehatan serta pendidikan anak-anak terdampak.

Donny juga menyampaikan terima kasih atas kerja keras yang dilakukan petugas BPBD provinsi Maluku, BPBD Kota Ambon, Maluku Tengah dan SBB serta berbagai pihak yang telah bekerja keras menangani berbagai masalah yang dihadapi pascabencana.

Baca juga: Pemkot Ambon programkan kurikulum mitigasi bencana
Baca juga: Astra Motor Makassar salurkan bantuan kepada pengungsi gempa Ambon

Pewarta: Jimmy Ayal
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Kepala BNPB ajak semua pihak bekerja sama cegah karhutla

Komentar