counter

BI: Kegiatan usaha triwulan III 2019 tumbuh positif

BI: Kegiatan usaha triwulan III 2019 tumbuh positif

ilustrasi- Pekerja menyelesaikan pembangunan konstruksi jalan tol Tanjung Priok di Jakarta Utara, Jumat (18/12). (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Jakarta (ANTARA) - Hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) mengindikasikan kegiatan usaha pada triwulan III 2019 tetap tumbuh positif, meskipun melambat dibandingkan dengan kegiatan usaha pada triwulan sebelumnya.

Hal ini tercermin dari Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 13,39 persen, lebih rendah dari 19,17 persen pada triwulan sebelumnya, kata Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) dalam info terbarunya di Jakarta, Kamis.

Disebutkan, pertumbuhan kegiatan usaha tetap positif, antara lain ditopang sektor konstruksi yang tumbuh meningkat.

Sementara itu, perlambatan kegiatan usaha terutama terjadi pada sektor pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan dan perikanan, khususnya pada subsektor pertanian tanaman bahan makanan yang dipengaruhi oleh faktor musim kemarau yang berkepanjangan.

Sejalan dengan perkembangan kegiatan usaha tersebut, kata BI, rata-rata kapasitas produksi pada triwulan III 2019 lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata pada triwulan sebelumnya. Tingkat penggunaan kapasitas produksi dari rata-rata 77,18 persen pada triwulan sebelumnya menjadi sebesar 75,42 persen.

Baca juga: Survei BI: Kegiatan dunia usaha triwulan I-2019 meningkat
Baca juga: Kadin: Kenaikan BI Rate Persempit Gerak Dunia Usaha


Sementara itu, tingkat penggunaan tenaga kerja juga lebih rendah, tercermin dari nilai SBT tenaga kerja sebesar 2,47 persen pada triwulan sebelumnya menjadi sebesar 1,40 persen.

Dari sisi keuangan, kondisi likuiditas dan rentabilitas dunia usaha serta akses kredit masih cukup baik meskipun relatif menurun dibandingkan triwulan sebelumnya.

Menurut BI, responden memprakirakan kegiatan usaha tetap tumbuh positif, meskipun tidak setinggi periode sebelumnya. Hal ini terindikasi dari SBT prakiraan kegiatan usaha pada triwulan IV 2019 sebesar 9,13 persen.

Pertumbuhan kegiatan usaha yang tetap positif diprakirakan ditopang terutama oleh sektor konstruksi dan sebagian besar sektor tersier.

Optimisme terhadap kegiatan usaha ke depan juga tercermin dari prakiraan investasi dan penggunaan tenaga kerja yang meningkat pada triwulan IV 2019.

Baca juga: BI: Kegiatan dunia usaha membaik pada triwulan II-2019
Baca juga: BI : dunia usaha terkendala tingginya bunga kredit

Pewarta: Ahmad Buchori
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Qris permudah bersedekah dengan nontunai

Komentar