Garin Nugroho beri sentuhan religi di film "99 Nama Cinta"

Garin Nugroho beri sentuhan religi di film "99 Nama Cinta"

Garin Nugroho dalam sesi "Crossout Asia" Festival Film Tokyo 2018 (Tokyo International Film Festival/TIFF), Jumat (26/10). (ANTARA News/Alviansyah P)

Jakarta (ANTARA) - Garin Nugroho yang bertindak sebagai penulis skenario di film "99 Nama Cinta" memberikan sentuhan religi dalam cerita.

"Pesannya kalau kita mengingat 99 nama Tuhan dalam hidup kita, banyak masalah yang bisa kita pecah, tapi kok tidak 100? Karena satunya buat manusia kan, cinta itu," kata Garin Nugroho saat ditemui dalam peluncuran poster dan trailer "99 Nama Cinta" di Jakarta, Kamis.

Garin mengatkan bahwa ide cerita pembuatan film ini kerena ia ingin menghadirkan hal yang beda dibandingkan karya film sebelumnya.

"Sekarang aku pikir mau bikin cerita film yang populer dan menggabungkan tiga hal yang paling menarik untuk komunikasi yaitu romantis, komedi, dan religi," ujarnya.

Baca juga: Garin Nugroho akan selalu bikin film bertema langka
Baca juga: Film Indonesia butuh perspektif perempuan


Film "99 Nama Cinta" yang disturadarai oleh Danial Rifki itu bercerita mengenai romansa sepasang muda-mudi yang saling jatuh cinta. Dikisahkan Talia (Acha Septriasa) adalah seorang perempuan mandiri yang ambisius dengan menghalalkan segala cara agar menjadi orang terpandang.

Namun pertemuannya dengan Kiblat (Deva Mahenra) yang digambarkan sebagai ustaz gaul, mengubah segalanya. Lalu, bagaimana romansa cinta Talia dan Kiblat muncul?

Film yang diproduksi oleh MNC Pictures ini juga dibintangi oleh Ira Wibowo, Donny Damara, Chicki Fawzi, Adinda Thomas, Susan Sameh, hingga Robby Purba.

Baca juga: "99 Nama Cinta" hadir sebagai film pop religi
Baca juga: "99 Nama Cinta" hati-hati padukan kehidupan pesantren dan cinta

 

Pewarta: Yogi Rachman
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar