Pabrik minyak goreng di Bandarlampung terbakar

Pabrik minyak goreng di Bandarlampung terbakar

Pabrik Minyak Goreng di Bandarlampung terbakar, Kamis (10/10/2019) (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Korban jiwa pada peristiwa kebakaran ini tidak ada
Bandarlampung (ANTARA) - Kebakaran terjadi di pabrik minyak goreng CV Bumi Waras di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Waylunik, Kecamatan Panjang, Kota Bandarlampung, Kamis.

Pantauan di lokasi, sekuriti dari CV Bumi Waras dan Polisi sedang mengevakuasi para pegawai perusahaan tersebut dan terlihat juga beberapa unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Bandarlampung hilir mudik ke lokasi.

"Pabrik yang terbakar gudang minyak makanan," kata salah seorang pegawai CV Bumi Waras Suwarna (50).

Ia mengaku gudang minyak tersebut ada di sebelah gudang tempatnya bekerja.

"Saya ada di bagian sabun dan yang terbakar di minyak goreng," katanya.

Kapolsek Panjang AKP Adit Priyanto mengatakan bahwa penyebab kebakaran di Pabrik CV Bumi Waras masih belum diketahui penyebabnya.

"Kita belum mengetahui apa penyebabnya karena saat ini kebakaran tersebut masih berlangsung dan belum padam," kata AKP Adit Priyanto.

Ia mengatakan untuk mengetahui penyebab kebakaran pihaknya sudah berkoordinasi dengan Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) Polresta Bandarlampung.

Baca juga: Kebakaran landa gudang pabrik sepatu di Jakarta Utara


Dia pun menyatakan bahwa saat ini upaya pemadaman pabrik minyak goreng yang terbakar tersebut masih dilakukan dengan melibatkan pihak BPBD Bandarlampung, mobil pemadam kebakaran dan pihak CV Bumi Waras.

Menurutnya saat kejadian tugas pertama yang dilakukan pihaknya adalah mengevakuasi para pekerja yang ada di lokasi kejadian.

"Korban jiwa pada peristiwa kebakaran ini tidak ada," katanya.

Sementara itu Camat Panjang Bramado mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 13.30 dan hingga saat ini masih berlangsung upaya pemadaman.

"Hingga saat ini kita bisa lihat bahwa mobil pemadam kebakaran silih berganti masuk ke lokasi untuk memadamkan api di gudang itu," kata dia.

Tidak hanya dari pihak BPBD Bandarlampung, katanya, tapi pemadam kebakaran dari  berbagai pihak lainnya yang berusaha memadamkan kebakaran ini.


Baca juga: Januari hingga Oktober terjadi 30 kasus kebakaran di Kota Sukabumi
 

Pewarta: Dian Hadiyatna
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar