Pelatihan menjadi "beauty agent" diberikan kepada Muslimat NU

Pelatihan menjadi "beauty agent" diberikan kepada Muslimat NU

Institut Teknologi Bandung (ITB) menganugerahkan gelar Doktor Kehormatan (honoris causa) kepada Dra Nurhayati Subakat, Apt (tengah), sehingga pengusaha kosmetik merek  Wardah itu menjadi perempuan pertama penerima gelar tersebut. (FOTO ANTARA/HO-Dok Humas ITB)

Alhamdulillah mendapatkan respon yang baik dari anggota Muslimat NU. Hal ini juga terlihat dari banyaknya yang mendaftar untuk menjadi anggota Wardah Women Preneur
Jakarta (ANTARA) - Anggota Muslimat NU dilatih menjadi "beauty agent" (agen kecantikan) dalam kegiatan Wardah Women Preneur sebagai upaya mewujudkan kemandirian dengan meningkatkan keterampilan hidup yang dapat mendukung kesejahteraan keluarga.

"Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi seluruh anggota Muslimat NU untuk menjadi 'beauty agent' dengan memberikan pelatihan dan pendampingan," kata Ketua tim Wardah Muslimat NU Asna Nelly Wahid dalam pesan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Dalam kegiatan tersebut, Pimpinan Pusat Muslimat NU bekerja sama dengan PT Paragon Technologi and Inovation menyelenggarakan kegiatan Wardah Women Preneur di 34 provinsi.

New Channel Development Manager Wardah Kresna Dwipanugraha mengatakan, kegiatan pertama sudah dilaksanakan di Semarang pada 27 Juli 2019, Makassar 8 Agustus 2019 dan Batam pada 3 Oktober 2019. Anggota Muslimat NU sangat antusias mengikuti program kegiatan tersebut.

Industri Kecantikan Indonesia Siap Hadapi MEA


Wardah Women Preneur merupakan program lanjutan dari program sebelumnya yakni sosialisasi Wardah sebagai kosmetik halal. Setelah masyarakat tahu, paham dan memakai Wardah maka tahap selanjutnya adalah bagaimana mengajak anggota Muslimat NU bukan hanya memakai produknya saja tapi juga menjadi agen untuk meningkatkan ekonomi keluarga.

"Alhamdulillah mendapatkan respon yang baik dari anggota Muslimat NU. Hal ini juga terlihat dari banyaknya yang mendaftar untuk menjadi anggota Wardah Women Preneur," kata Sekretaris tim Wardah Muslimat NU Arifah Choiri Fauzi.

Kegiatan tersebut diawali dengan memberikan pengetahuan bagaimana untuk menjadi 'beauty agent' dengan mengikuti tahapan-tahapan yang harus dilakukan oleh para calon agen. Setelah itu mereka akan praktik langsung dengan bimbingan para fasilitator.

Salah satu nilai positif dari program ini adalah para "beauty agent" yang sebagian besar adalah ibu rumah tangga tetap bisa menjalankan program tanpa harus meninggalkan rumah dan tugas lainnya, karena tim akan memberikan pendampingan secara menyeluruh melalui telepon pintar masing-masing.

Setelah itu seluruh peserta mengikuti kelas kecantikan yang akan menambah pengetahuan dan keterampilan bagaimana merias diri yang benar dan tepat.

Baca juga: Wardah rambah masyarakat umum

Baca juga: Wardah gandeng delapan perancang untuk Indonesia Fashion Week 2018

Baca juga: Wardah luncurkan dua buku kecantikan

 

Pewarta: Desi Purnamawati
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar