Tiga objek wisata ini menjadi obyek wisata andalan Kabupaten Barito Utara yang telah menjadi salah satu sumber pedapatan asli daerah (PAD)
Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mengembangkan tiga objek wisata unggulan di antara 52 destinasi wisata yang tersebar di sembilan kecamatan di daerah setempat.

"Tiga objek wisata ini menjadi obyek wisata andalan Kabupaten Barito Utara yang telah menjadi salah satu sumber pedapatan asli daerah (PAD)," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Barito Utara Arbaidi ketika membuka kegiatan sosilisasi gerakan sadar wisata di Desa Trinsing Kecamatan Teweh Selatan, Jumat.

Objek wisata unggulan ini meliputi Dam Trinsing dan Bumi Perkemahan Panglima Batur masing-masing di Kecamatan Teweh Selatan serya Air Terjun Jantur Doyan di Kecamatan Lahei.

Menurut Arbaidi, pembangunan kepariwisataan sebagaimana pembangunan di sektor lainnya, pada hakekatnya melibatkan peran dari seluruh pemangku kepentingan yaitu pemerintah, swasta dan masyarakat yang ada, dengan segenap peran dan fungsinya masing-masing.

"Sektor pariwisata di daerah ini diharapkan dapat mengangkat kehidupan masyarakat, karena sektor ini mampu menggerakkan roda perekonomian di segala lapisan masyarakat dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat," katanya.

Selain itu, kata dia, mampu mendorong pertumbuhan dan pengembangan wilayah. namun dalam upaya pengembangan pariwisata yang dilaksanakan oleh pemerintah sangat membutuhkan dukungan penuh dan partisipasi aktif dari masyarakat itu sendiri.

Dia menambahkan, sebagai upaya untuk membangun dukungan dan partisipasi masyarakat tersebut, pemerintah secara sistematik dan terus menerus berupaya menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya dukungan semua pihak terhadap pengembangan sektor kepariwisataan.

"Kepariwisataan ini menjadi prioritas pembangunan daerah Kabupaten Barito Utara untuk lima tahun ke depan," ujarnya.

Baca juga: Duta pariwisata Barito Utara terkendala bahasa Inggris

Baca juga: Ini tiga alasan mengapa promosi digital objek wisata menjadi penting


 

Pewarta: Kasriadi
Editor: Ahmad Buchori
Copyright © ANTARA 2019