Minibus diduga angkut BBM terbakar di dekat SPBU Kudus

Minibus diduga angkut BBM terbakar di dekat SPBU Kudus

Petugas pemadam kebakaran tengah berjuang memadamkan api yang membakar mobil Suzuki Carry yang terbakar usai melakukan pengisian di SPBU Hadipolo, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Senin (14/10). (ANTARA / Akhmad Nazaruddin Lathif)

Kudus (ANTARA) - Sebuah mobil minibus yang diduga mengangkut bahan bakar minyak (BBM) mengalami kebakaran usai melakukan pengisian BBM di SPBU Hadipolo Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Senin.

Menurut Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus Bergas Catursasi Penanggungan di Kudus, Senin, peristiwa kebakaran yang dialami mobil carry tersebut terjadi Senin (14/10) pukul 11.00 WIB.

Baca juga: Tangki kendaraan diduga alami kebocoran, penyebab kebakaran SPBU Agam
Baca juga: Plat nomor mobil yang terbakar di SPBU Setu diduga palsu


Kronologis kejadiannya, kata dia, berawal saat pemilik mobil melakukan pengisian bensin, tiba-tiba ada kabel yang mengalami korsleting kemudian terjadi kebakaran.

Untuk menghindari kebakaran lebih besar, mobil tersebut dibawa keluar area SPBU yang ada di Jalan Kudus-Pati menuju lahan tanaman tebu.

Tim Unit Garuda 112 yang terdiri dari petugas Damkar BPBD, Relawan FRPB, petugas Damkar Pemkab, Damkar Pura dan Komunitas Indonesian Escourting Ambulance melakukan upaya pemadaman.

Sekitar 30 menit berselang, mobil bisa dipadamkan dengan kondisi seluruh mobil hangus terbakar.

Pengemudi mobil bernama Sohmat warga Desa Ujung Watu, Jepara dan temannya Eko Sumarwoto asal Dukuh Seti, Pati, dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar.

Kapolsek Jekulo Iptu Supartono membenarkan adanya peristiwa kebakaran yang dialami mobil jenis minibus Suzuki Carry.

Mobil tersebut, lanjut dia, memang mengangkut tiga drum besar, namun belum diketahui di dalamnya berisi BBM dalam jumlah penuh atau tidak.

"Hal pasti, sebelum terjadi kebakaran memang membeli BBM jenis premium hingga Rp250 ribu," ujarnya.

Beruntungnya, kata dia, mobil tersebut berada di luar area SPBU sehingga tidak sampai merembet ke tempat lainnya.

Adapun penyebab kebakaran, kata dia, diperkirakan karena adanya hubungan arus pendek listrik karena sebelumnya mobil tersebut memang mengalami permasalahan dalam hal kelistrikan.

Baca juga: BNPB fokus cegah kebakaran lahan gambut di enam provinsi

Untuk memastikan apakah korban mengangkut BBM di dalam drum tersebut, kata dia, setelah mendapatkan keterangan dari korban yang saat ini tengah dirawat di rumah sakit.

"Sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Assyifa. Informasi terakhir dipindah RS KSH Pati," ujarnya.

Berdasarkan pengamatan pada mobil yang hangus terbakar, di dalamnya dimodifikasi dengan mengambil tempat duduk penumpang untuk diganti dengan drum sebanyak tiga buah.

Pada drum berkapasitas 200 liter tersebut, juga dimodifikasi untuk saling terkoneksi dengan pipa dan terdapat lubang dari pipa yang menjorok keluar seperti untuk pintu memasukkan sesuatu ke dalam drum tersebut.

Atas kebakaran tersebut, kerugian ditaksir mencapai Rp25 juta karena seluruh bodi mobil hangus terbakar. 

Baca juga: BNPB kerahkan tujuh helikopter bom air karhutla Sumsel
Baca juga: Kabut asap ganggu penerbangan di bandara Palembang

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Peneliti ITB temukan tembok yang diduga bekas kerajaan Aceh

Komentar