Mendag: Ekspor melalui platform online selamatkan ekonomi Indonesia

Mendag: Ekspor melalui platform online selamatkan ekonomi Indonesia

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita. ANTARA/Ade Irma Junida

Kalau tidak diimbangi maka yang terjadi makin berpotensi memperbesar defisit
Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyebut ekspor yang dilakukan melalui platform online atau daring akan dapat menyelamatkan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global yang terjadi saat ini.

"Satu hal yang pasti, kita akan bisa bertahan dengan apa yang nampaknya kecil tapi kalau dilakukan bersama-sama, yaitu penjualan (ekspor) melalui online, ini benar-benar membantu," katanya dalam peluncuran program ekspor Shopee di Jakarta, Senin.

Menurut Enggar, saat ini Indonesia bersaing dengan seluruh dunia untuk merebut pasar yang ada. Namun, cara tradisional kini tidak lagi relevan digunakan karena memerlukan waktu lama.

Baca juga: Pencarian mobil bekas platform online naik 28 persen

"Dari jangkauan, kalau bicara pola tradisional itu akan makan waktu lama. Memang penjualan bisa besar, tapi makan waktu lama," ujarnya.

Lebih lanjut, Enggar menyebut tingginya transaksi perdagangan online yang masuk ke Indonesia juga berdampak terhadap masuknya barang impor.

Oleh karena itu, upaya mendorong ekspor melalui berbagai platform akan sangat diapresiasi untuk mengimbangi impor.

"Kalau tidak diimbangi maka yang terjadi makin berpotensi memperbesar defisit. Jadi berapapun nilainya, ritel sekalipun (berarti). Yang ritel diakumulasikan bisa menjadi sesuatu yang besar," ujarnya.

Selain menggenjot ekspor, upaya lain yang terus didorong pemerintah adalah menggalakkan konsumsi produk lokal.

Enggar pun meminta e-commerce untuk mengkampanyekan produk lokal dengan kampanye khusus penjualan produk lokal yang digelar di waktu tertentu.

"Ada baiknya secara bersama-sama dipikirkan sehari saja dalam sebulan itu jual produk lokal. Benar-benar lokal, sambil Kemendag dan Kemenkeu melalui Bea Cukai menyusun langkah-langkah pengamanan bagi konsumen agar hak-haknya konsumen terutama SNI bisa dipenuhi," katanya.

Enggar berpesan agar masyarakat juga mulai membeli dan menggunakan produk lokal yang tidak kalah bagus kualitasnya dengan barang impor.

"Saya ingin pesan, tolong kepada ibu-ibu belanja produk-produk lokal. Pakai produk lokal, tidak usah lagi yang bermerek. Dari aksesori, tas-tas yang dari eceng gondok, itu bagus. Fesyen kita juga sudah sangat terkenal," pungkasnya.

Baca juga: Google siapkan platform cloud gaming
Baca juga: Beli oleh-oleh bebas repot lewat platform online

 

Pewarta: Ade irma Junida
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Mendag AS temui Presiden Jokowi bahas GSP

Komentar