Lima orang ditangkap terkait serangan di markas Kepolisian Paris

Lima orang ditangkap terkait serangan di markas Kepolisian Paris

Para polisi Prancis mengamankan kawasan di depan Markas Besar Kepolisian Paris di Paris, Prancis, 3/10/2019. (ANTARA/REUTERS/Philippe Wojazer/tm)

Paris (ANTARA) - Lima orang yang terkait dengan pelaku penusukan di Markas Besar Kepolisian Paris pada Oktober ini ditangkap, menurut sumber yang mengetahui penyelidikan itu kepada Reuters, Senin.

Keterangan sumber tersebut membenarkan laporan media sebelumnya.

Penangkapan dilakukan pada Senin pagi di kawasan Val d'Oise di daerah pinggiran Paris.

Pada 3 Oktober, Mickael Harpon menusuk tiga petugas kepolisian dan seorang pegawai sipil sebelum akhirnya ditembak mati oleh petugas lainnya.

Pakar informasi teknologi berusia 45 tahun, yang memiliki izin mengakses informasi keamanan, tersebut lahir di Pulau Martinik, Prancis, dan bekerja di Markas Besar Kepolisian selama beberapa tahun. Ia menjadi mualaf sejak 10 tahun yang lalu.

Pekan lalu, tiga sumber yang dekat dengan kepolisian menyebutkan bahwa Kepolisian Prancis membuka kembali penyelidikan internal dalam kasus dugaan simpatisan garis keras seorang polisi senior, sebagai bagian dari tinjauan keamanan pascainsiden tersebut.

Sumber: Reuters

Baca juga: Penyerang Mabes Kepolisian Paris miliki data kolega polisi lainnya
 

Mahasiswa Prancis belajar Islam di pesantren Deli Serdang

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar