Bupati Anas ingin jadi konsultan kepala daerah usai jabatan berakhir

Bupati Anas ingin jadi konsultan kepala daerah usai jabatan berakhir

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memaparkan isi buku saat peluncuran awal buku 'Anti Mainstream Marketing, 20 Jurus Mengubah Banyuwangi' di Surabaya, Jawa Timur, Senin (14/10/2019). (ANTARA FOTO/Moch Asim)

Ya setelah masa jabatan habis nanti, saya ingin berbagi ilmu dan jadi konsultan bupati yang ingin memajukan daerahnya
Surabaya (ANTARA) - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas berkeinginan menjadi seorang konsultan kepala daerah usai masa jabatannya berakhir pada Februari 2021.

"Ya setelah masa jabatan habis nanti, saya ingin berbagi ilmu dan jadi konsultan bupati yang ingin memajukan daerahnya," ujar Anas ditemui di Surabaya, Senin.

Selama ini, ia mengaku kerap diundang dan diminta hadir di berbagai daerah untuk memaparkan bagaimana cara menjadikan Banyuwangi sebagai daerah lebih maju serta berkembang.

Baca juga: Bupati Banyuwangi berbagi jurus mengembangkan wilayah lewat buku

Bupati dua periode itu bercerita selama ini tidak sedikit calon kepala daerah mau pun kepala daerah berkunjung ke Banyuwangi, sekaligus meminta masukan tentang penyusunan visi misi hingga pengaplikasiannya saat sudah memimpin.

"Ketika mereka menyusun visi misi dengan kami, dan setelah jadi sebagian ada yang sulit untuk mengoperasikannya," ucap mantan anggota DPR RI tersebut.

Baca juga: Azwar Anas sebut kelemahan Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional

Pilkada Banyuwangi dijadwalkan digelar bersamaan dengan Pilkada serentak yang digelar di 19 kota/kabupaten di Jatim pada 23 September 2020, namun masa akhir jabatan pemerintahan Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widiatmoko berakhir Februari 2021.

Selepas masa jabatannya berakhir, ia ingin mengabdi ke masyarakat, salah satunya bisa melalui dunia pendidikan.

Sementara itu, tentang kegiatannya di PDI Perjuangan, selaku kader ia mengaku tetap mengikuti aliran dan tak menargetkan apa pun di dunia politik.

Baca juga: Bupati Banyuwangi ajak warganya "diet" kantong plastik

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2019

PIRN XVIII jadi panggung gagasan kaum muda

Komentar