Sekjen PBB: Serangan Turki paksa 160 ribu orang Suriah mengungsi

Sekjen PBB: Serangan Turki paksa 160 ribu orang Suriah mengungsi

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa Antonio Guterres di Markas Besar PBB, New York, (24/9/2019). ANTARA/REUTERS/Carlo Allegri/aa.

PBB, New York (ANTARA) - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres mengatakan serangan Turki ke dalam wilayah Suriah telah memaksa hampir 160 ribu warga meninggalkan rumah mereka.

"Agresi Turki terhadap wilayah Suriah membuat 160 ribu orang meninggalkan tempat tinggal mereka," kata Guterres di dalam pernyataan pada Senin (14/10). Ia menyerukan "penurunan ketegangan segera" dan memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan tanpa penghalang apa pun.

Ia menyampaikan keprihatinan yang mendalam mengenai peningkatan situasi di Suriah Utara, dan mengkhawatirkan anggota Da'esh yang melarikan diri, demikian dilaporkan kantor berita Suriah, SANA. 

Sementara itu, pesawat tempur Turki melancarkan serangan udara terhadap rombongan di pasar "Souq Al-Mughlaq" di Kota Ras Al-Ayn di pinggir barat daya Hasaka.

Beberapa sumber lokal mengatakan serangan udara itu merenggut nyawa belasan orang, termasuk beberapa wartawan asing.

Satu video memperlihatkan puluhan jenazah dan orang yang cedera, kebanyakan terbakar.

Sumber: SANA Agency

Baca juga: AS siap hancurkan ekonomi Turki jika pihaknya terus lakukan serangan

Baca juga: Kremlin tak ingin bentrok dengan Turki di Suriah

Baca juga: 14 Orang tewas akibat serangan Turki di Kota Ras al Ain Suriah


 

PBB bersama Sulawesi dan Indonesia

Penerjemah: Chaidar Abdullah
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar