Polisi kejar suami yang bakar istrinya di Surabaya

Polisi kejar suami yang bakar istrinya di Surabaya

Kondisi korban alami luka bakar dirawat di RSUD Dr Soetomo Surabaya. (Antara Jatim/H.O Polsek Gayungan Surabaya)

Korban diinformasikan mengalami luka bakar di sekujur tubuh dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Islam kawasan Wonokromo Surabaya oleh para tetangganya
Surabaya (ANTARA) - Aparat Kepolisian Sektor Gayungan, Surabaya, Jawa Timur saat ini sedang mengejar pelaku, yaitu suami yang dilaporkan telah membakar istrinya sendiri setelah adanya dugaan kekerasan dalam rumah tangga yakni kecemburuan di antara keduanya.

Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Kepolisian Sektor Gayungan Surabaya Ipda Hedjen Oktianto, di Surabaya, Selasa, mengungkap pelaku yang juga merupakan suami korban bernama Maspurwanto (47), asal Pati, Jawa Tengah. Sedangkan korban bernama Putri (19), asal Tuban, Jawa Timur.
Baca juga: Kasus istri bunuh suami, tujuh pelaku ditangkap, satu dalam pengejaran

Tempat kejadian perkara, kata Hedjen, adalah di rumah indekos Jalan Ketintang Baru II A, Surabaya, Jawa Timur.

"Kami berkoordinasi dengan Satuan Reskrim Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya untuk memburu pelaku," katanya, saat dikonfirmasi di Surabaya.

Menurut penyelidikan polisi, pelaku melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor yang biasa disediakan pemilik indekos sebagai fasilitas bagi para penyewa kamar di rumah tersebut.

"Kejadiannya sekitar pukul 09.00 WIB dan sejak pagi pelaku sudah meminjam sepeda motor itu," ujar Ipda Hedjen.
Baca juga: Istri bunuh dan bakar jasad suami sempat ingin membeli senjata api

Korban diinformasikan mengalami luka bakar di sekujur tubuh dan segera dilarikan ke Rumah Sakit Islam kawasan Wonokromo Surabaya oleh para tetangganya dengan menumpang becak.

Menurut Hedjen, saat ini korban telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Soetomo Surabaya untuk menjalani perawatan intensif.

"Korban masih menjalani perawatan medis karena luka bakar yang dideritanya, sehingga masih belum bisa kami mintai keterangan," ujarnya.

Pasangan suami istri ini dikenal sebagai pengantin baru yang tinggal di rumah indekos tersebut sekitar 1,5 bulan. Namun pelaku Maspurwanto telah lebih dulu tinggal di rumah indekos itu, yaitu selama sekitar tujuh bulan.

Kendati disebut sebagai pengantin baru, Putri diinformasikan telah memiliki seorang anak berusia tiga tahun. "Anak usia tiga tahun itu bawaan dari istrinya," ujar Hedjen pula.

Kedua pasangan suami istri itu dikenal tertutup selama tinggal di rumah indekos itu.

Polisi menduga motif kekerasan dalam rumah tangga tersebut dibakar oleh api cemburu.

"Pelaku membakar istrinya di dalam kamar menggunakan bahan bakar cair," ujarnya pula.

Pewarta: A Malik Ibrahim
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar