Dua tahun Anies, revitalisasi jalur pedestrian dorong nilai kesetaraan

Dua tahun Anies, revitalisasi jalur pedestrian dorong nilai kesetaraan

Pemandangan di Jalan Cikini, Jakarta Pusat, dengan revitalisasi trotoar oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta dan penataan pohon oleh Dinas Kehutanan DKI Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Jakarta (ANTARA) - Selama dua tahun kepemimpinan Gubernur Anies Baswedan berbagai pembangunan dipacu, termasuk revitalisasi jalur pedestrian yang mengedepankan kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat Jakarta.

"Pembangunan jalur pedestrian menjadikan pejalan kaki sebagai arus utama (mainstream), mengedepankan kesetaraan bagi seluruh lapisan masyarakat Jakarta, mulai dari anak-anak, ibu hamil, lansia, hingga para penyandang disabilitas," kata Pejabat Pembuat Komitmen Infrastruktur Khusus Kegiatan Strategis Daerah Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Riri Asnita di Jakarta, Selasa malam.

Riri mengatakan, pembangunan dan revitalisasi pedestrian ini adalah komitmen Pemprov DKI Jakarta menghadirkan kenyamanan dan keselamatan bagi seluruh pejalan kaki di Jakarta.

Menurut dia, kesetaraan tersebut tercermin dari tersedianya ramp (bidang miring), guiding block (paving kuning di trotoar), hingga pemuatan instalasi dan aktualisasi karya seni di ruang-ruang terbuka yang bisa dinikmati setiap warga dengan bebas.

Baca juga: Pemkot Jakarta Timur persiapkan trotoar Jatinegara untuk PKL
Baca juga: Puluhan bajaj parkir di trotoar ditertibkan di Jakarta Selatan


Ia menjelaskan, revitalisasi trotoar telah dilakukan sejak 2017 sampai 2019 sepanjang 134 kilometer.

Angka ini ditargetkan akan terus meningkat pada tahun 2020, dengan menyiapkan revitalisasi trotoar sepanjang 47 kilometer dengan anggaran optimal hingga Rp 1,1 triliun rupiah.

Salah satu hasil revitalisasi trotoar yang dijadikan percontohan adalah trotoar di Jalan Sudirman-MH Thamrin yang direvitalisasi pada 2017-2018.

Jalur pedestrian tersebut, lanjut dia, sudah didesain ramah bagi para penyandang disabilitas, termasuk adanya "pelican crossing" antartrotoar di sisi barat dan timur.

Untuk tahun 2019 ini, revitalisasi trotoar diperluas ke lima wilayah kota administrasi di DKI Jakarta.

Baca juga: Dinas UMKM masih kaji rancangan penempatan PKL di trotoar
Baca juga: Sudinhub Jaktim: Lalin Kalimalang kondusif usai pembongkaran trotoar


Sebanyak 51 lokasi jalan di seluruh wilayah Jakarta yang mengalami revitalisasi trotoar dengan total anggaran sekitar Rp327 miliar rupiah.

"Lokasi jalan itu antara lain di Jalan KH. Wahid Hasyim dan Sudirman-Thamrin (Jakarta Pusat), Jalan Sisingamangaraja hingga Jalan Fatmawati (Jakarta Selatan), Kawasan Velodrome (Jakarta Timur), Jalan Daan Mogot (Jakarta Barat), Jalan Yos Sudarso dan Jalan Pluit Selatan Raya (Jakarta Utara)," katanya.

Riri menambahkan, setidaknya terdapat 10 titik lokasi trotoar yang telah dan sedang direvitalisasi hingga akhir tahun 2019, yaitu trotoar di Jalan Dr Satrio, Jalan Otto Iskandardinata, Jalan Matraman Raya, Jalan Pangeran Diponegoro, Jalan Kramat Raya dan Jalan Salemba Raya.

Trotoar di Jalan Cikini Raya, Jalan Latumenten, Jalan Danau Sunter Utara, Jalan Yos Sudarso dan trotoar di Jalan Kemang Raya.

Pewarta: Laily Rahmawaty
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sekjen Nasdem: Anies datang hanya ucapkan selamat

Komentar