Tokoh Papua ajak warga jaga kamtibmas jelang pelantikan presiden

Tokoh Papua ajak warga jaga kamtibmas jelang pelantikan presiden

Tokoh Masyarakat Papua Budi Baldus Waromi (ANTARA/HO-Humas Polda Papua)

Jayapura (ANTARA) - Tokoh Masyarakat Papua Budi Baldus Waromi mengajak kepada seluruh masyarakat yang ada di daerah itu untuk bersama-sama menjaga kamtibmas agar tetap aman dan kondusif menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih.

"Kepada seluruh masyarakat marilah kita sukseskan pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih yaitu Bapak Ir H Joko Widodo dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima ANTARA di Kota Jayapura, Papua, Selasa.

Baca juga: Tidak ada izin demo di Jakarta hingga pelantikan presiden selesai

Baca juga: Polisi siapkan pengamanan tamu negara sahabat saat pelantikan presiden

Baca juga: Bamsoet pastikan seluruh mantan presiden hadiri pelantikan Jokowi


"Mari kita bersama-sama menjaga kedamaian, keamanan dan ketertiban di tanah Papua. Jangan ada lagi aksi-aksi demonstrasi yang bersifat anarkis atau merusak karena hal itu berdampak bagi semua orang," sambungnya.

Sebagaimana dijadwalkan bahwa pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih akan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019, sehingga ada baiknya warga Papua ikut serta mensukseskan agenda tersebut.

"Saya mengajak kepada seluruh warga masyarakat Indonesia khususnya yang berada di tanah Papua untuk kita sama-sama mendoakan agar acara pelantikan pada hari itu berjalan dengan baik dan sukses," katanya.

Harapannya, kata dia, setelah dilantiknya presiden dan wakil presiden bersama dengan seluruh kabinet, pembangunan yang dicanangkan tetap dilanjutkan, termasuk pembangunan di segala bidang di Papua.

"Kami berharap Pak Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi dan Ma'ruf Amin bisa bersama dengan rakyat untuk berjuang terus secara baik untuk mewujudkan masyarakat yang adil, damai, sejahtera lahir dan batin," katanya.

Terkait dengan paham radikalisme, Budi dengan tegas menolak hal itu apalagi tindakan rasisme, separatisme dan sejenisnya yang dapat merusak kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Saya meminta dengan sangat kepada seluruh masyarakat yang ada Provinsi Papua, marilah kita memperhatikan kehidupan ini dengan membangun kebersamaan yang lebih baik dan melaksanakan kegiatan positif kita untuk kemajuan Tanah Papua dan kebaikan kita bersama," katanya.

Pewarta: Alfian Rumagit
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Sepekan dilantik, DPRD Magetan belum pasang foto Jokowi-Ma’ruf

Komentar