Dolar AS melemah, tertekan lonjakan pound di tengah optimisme Brexit

Dolar AS melemah, tertekan lonjakan pound di tengah optimisme Brexit

Ilustrasi: dolar dan pound (Reuters)

New York (ANTARA) - Pound Inggris melonjak ke level tertinggi sejak pertengahan Mei terhadap dolar pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), menyusul laporan bahwa para pejabat mendekati kesepakatan bagi Inggris untuk keluar dari Uni Eropa (UE) atau Brexit.

Bloomberg News melaporkan negosiator Inggris dan Uni Eropa mendekati kesepakatan rancangan Brexit dan mereka berharap kesepakatan akan dicapai tengah malam pada Selasa (15/10/2019) waktu setempat.

Indeks dolar AS yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,16 persen menjadi 98,2867 pada akhir perdagangan.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi 1,1034 dolar AS dari 1,1031 dolar AS di sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,2781 dolar AS dari 1,2576 dolar AS di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,6752 dolar AS dari 0,6774 dolar AS.

Dolar AS dibeli 108,84 yen Jepang, lebih tinggi dari 108,35 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9986 franc Swiss dari 0,9969 franc Swiss, dan jatuh ke 1,3203 dolar Kanada dari 1,3230 dolar Kanada. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: Harga emas jatuh hingga 14,1 dolar, tertekan kenaikan ekuitas AS

Baca juga: Rupiah sore anjlok, dipicu defisit neraca perdagangan

Baca juga: IHSG ditutup menguat, ditopang meredanya perang dagang

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Trade Expo 2019 targetkan nilai transaksi 1,7 miliar dolar AS

Komentar