Harga cabai merah petani lokal naik tajam

Harga cabai merah petani lokal naik tajam

Pedagang cabai dan tomat di pasar Mardika (John Soplanit)

Jadi teman-teman pedagang harus pandai berjualan kalau tidak bisa merugi
Ambon (ANTARA) - Harga cabai merah biasa produksi petani lokal di Maluku yang ditawarkan pedagang di pasar tradisional Kota Ambon bergerak naik cukup tajam jika dibandingkan dengan tiga hari sebelumnya.

Hasil pantauan di lokasi pasar Mardika, Batu merah maupun pasar lama, Rabu, harga cabai merah biasa asal petani lokal naik dan bervariasi mulai dari Rp95.000 hingga Rp100.000 dari sebelumnya Rp80.000/kg, sedangkan cabai merah biasa asal Makassar Rp80.000/kg, cabai keriting panjang Rp45.000/kg.

Dullah, pedagang cabai di pasar Mardika mengatakan, cabai merah produksi petani lokal cukup mahal, sebab harga di tingkat penadah juga mahal yakni Rp80.000 hingga Rp85.000/kg, sedangkan cabai merah asal Makassar yang didatangkan agen lebih murah yakni Rp65.000 hingga Rp70.000/kg.

"Jadi teman-teman pedagang harus pandai berjualan kalau tidak bisa merugi, ujarnya.

Ada perbedaan harga antara cabai lokal dengan yang didatangkan dari Makassar.  Cabai asal Makasar kurang pedas, tidak sama dengan cabai lokal yang pedas sekali.

Menurut Dullah, kebanyakan ibu-ibu yang berbelanja sering membeli cabai lokal dibanding cabai asal Makassar.

Sedangkan bumbu masak lainnya seperti bawang hingga kini masih tetap normal dan tidak ada perubahan harga sejak awal bulan Oktober 2019.

Pedagang mematok harga bawang merah Rp25.000/kg, dan bawang putih Rp30.000/kg, sedangkan harga eceran Rp5.000/kantung plastik kecil, kemudian lengkuas, kunyit, dan halia rata-rata Rp5.000/ikat.

Baca juga: Pengamat ingatkan upaya untuk jaga stabilitas harga cabai

Baca juga: Pasar Jaya siapkan mesin CAS jaga pasokan cabai hadapi kemarau ekstrem

 

Pewarta: Jimmy Ayal
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Di Maluku Presiden Ingatkan Indonesia rawan bencana

Komentar