Harga gula pasir lokal di Bandarlampung naik

Harga gula pasir lokal di Bandarlampung naik

Gula pasir lokal Lampung milik pedagang tengah mengalami kenaikan harga, Bandarlampung, Rabu 16/10/2019 (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)

Saya biasanya beli per karung dari pedagang besar. Bila harga per karung naik saya pun ikut menaikkan harga per kilogramnya
Bandarlampung (ANTARA) - Harga gula pasir lokal di pasar Bandarlampung mengalami kenaikan.

"Harga gula pasir lokal Rp12.500 per kilogram, harganya sedikit naik dari harga sebelumnya Rp12.000 per kilogram," ujar Febri, salah seorang pedagang di Pasar Kota Karang, Rabu.

Menurut dia, harga gula pasir telah mengalami kenaikan sejak beberapa hari belakangan karena adanya kenaikan harga gula dari penyuplai.

"Saya biasanya beli per karung dari pedagang besar. Bila harga per karung naik saya pun ikut menaikkan harga per kilogramnya," katanya.

Menurut dia, kenaikan harga gula sebesar Rp500 per kilogram biasa terjadi bila musim kemarau datang setiap tahunnya.

"Biasanya kalau kemarau seperti ini terkadang harga gula naik sedikit, nanti biasanya harga kembali normal ketika ada tambahan pasokan," kata Febri.

Kenaikan harga gula juga terjadi di pasar Cimeng, harga gula pasir lokal di jual dengan harga Rp12.500 per kilogram.

"Pasaran harga gula pasir lokal plastik satu kiloan saat ini Rp12.500, naik sedikit dari sebelumnya yang dijual Rp11.500 hingga Rp12.000 per kilogram," ujar Deden salah seorang pedagang di pasar Cimeng.

Menurut dia, kenaikan harga gula sebesar Rp500 per kilogram masih berada pada taraf wajar karena tidak banyak konsumen yang komplain.

"Harga naik Rp500 per kilogram masih wajar, konsumen juga sudah memahami kalau di musim kemarau terkadang harga sembako bisa naik dan turun tiba-tiba," katanya.

Baca juga: Jokowi janjikan kenaikan harga gula di tingkat petani

Baca juga: APTRI minta pemerintah segera serap gula petani


 

Pewarta: Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar