SMF akan terbitkan obligasi Rp9 triliun di 2020

SMF akan terbitkan obligasi Rp9 triliun di 2020

Dokumentasi Foto. Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo (kedua dari kiri) di Jakarta, Jumat (1/10). (Indra Arief Pribadi)

SMF membidik penyaluran pembiayaan hingga 102.500 rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah
Jakarta (ANTARA) - BUMN pembiayaan sekunder perumahan PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF akan menerbitkan obligasi sebesar Rp9 triliun pada 2020 untuk menopang kebutuhan pendanaan perseroan dalam memenuhi target fasilitas pembiayaan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo kepada ANTARA, usai sebuah diskusi mengenai pembiayaan perumahan untuk milenial di Jakarta, Kamis, mengatakan pihaknya belum menentukan tahapan waktu pada 2020 dalam menerbitkan instrumen utang tersebut. Perusahaan masih mengkalkulasi kondisi pasar keuangan domestik dan global di tahun depan untuk masuk mencari pendanaan ke pasar keuangan.

Baca juga: Modal disuntik Rp2,5 triliun, SMF tambah porsi FLPP jadi 25 persen

Adapun pada tahun ini, SMF mengeksekusi penerbitan surat utang sebanyak empat kali dengan total Rp9 triliun.

"Kurang lebih sama dengan tahun ini, kita akan terbitkan sekitar Rp9 triliun tahun depan," ujar Ananta, sembari menambahkan pihaknya masih mengkalkulasi target penyaluran pembiayaan pada 2020.

Untuk FLPP, SMF membidik penyaluran pembiayaan hingga 102.500 rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) atau meningkat menjadi 25 persen dari total kuota fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP) pada tahun depan. Pada tahun ini, pembiayaan dari SMF untuk FLPP baru sebesar 10 persen dari total kuota FLPP.

SMF juga mendapat tambahan injeksi modal dari penyertaan modal negara (PMN) di APBN 2020 sebesar Rp2,5 triliun, yang sebesar Rp1,75 triliun untuk pembiayaan rumah FLPP, Rp250 miliar untuk pembiayaan rumah di lokasi terkena bencana, dan Rp500 miliar untuk pembiayaan rumah aparatus sipil negara dan Polri.

Adapun sejak berdiri di 2005, SMF sudah menyalurkan pembiayaan untuk rumah MBR senilai Rp55 triliun. Sebanyak Rp10 triliun di antaranya melalui sekuritisasi aset dan sisanya melalui penyaluran pembiayaan sekunder.

Baca juga: SMF optimistis capai target Rp10 triliun pembiayaan perumahan
Baca juga: Puluhan pengemudi grab tandatangani akad KPR SMF


Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Masyarakat nilai proses pengajuan KPR 0 rupiah lancar

Komentar