KEIN temui Presiden sampaikan hasil kerja

KEIN temui Presiden sampaikan hasil kerja

Ketua KEIN Soetrisno Bachir (tengah) ditemui di halaman Istana Negara Jakarta pada Jumat (18/10/2019). (Bayu Prasetyo)

Fokus ekonomi Indonesia perlu difokuskan di empat sektor yakni agrobisnis, industri maritim, industri pariwisata, serta ekonomi kreatif dan digital
Jakarta (ANTARA) - Sejumlah pimpinan bersama anggota Komite Ekonomi dan Industri Nasional RI (KEIN) bertemu Presiden Joko Widodo untuk menyampaikan hasil kerja.

"Kami ucapkan terimakasih diberi kepercayaan selama ini dan kita memberikan hasil kerja kami, serta peta jalan untuk lima tahun kedepan maupun hingga 2045," kata Ketua KEIN Soetrisno Bachir ditemui di halaman Istana Negara Jakarta, Jumat.

Menurut dia, fokus ekonomi Indonesia perlu difokuskan di empat sektor yakni agrobisnis, industri maritim, industri pariwisata, serta ekonomi kreatif dan digital.

Baca juga: KEIN nilai UMKM perlu didukung untuk sokong ekspor

Soetrisno menjelaskan empat sektor tersebut akan memanfaatkan banyak sumber daya alam dan sumber daya manusia.

"Kita sudah punya keunggulan komparatif di empat sektor itu dan kalau pemerintah fokus maka kita bisa menjadi unggul secara kompetitif dan menjadi 'champion'," ujar Soetrisno.

Sejumlah pengurus KEIN terdiri atas Wakil Ketua Arif Budimanta, Sekretaris Putri Wardani, serta sejumlah anggota Hariyadi Sukamdani, Hendri Saparini, Eddy Kusnadi Sariaatmadja, Andri B. S.
Sudibyo, Sudhamek, Zulnahar Usman, M Najikh, Johnny Darmawan, Benny Soetrisno, Irfan Wahid, Sugiarto Alim, Donny Oskaria, M Fadhil Hasan, M Syafii Antonio, Aries Mufty dan Benny Pasaribu.
Selain itu Soetrisno menyerahkan posisi pimpinan KEIN kedepan sepenuhnya kepada keputusan Presiden.

"Presiden juga menyampaikan terima kasih kita telah bekerja maksimal dan KEIN mengharapkan agar KEIN ini bisa dilanjutkan lagi kalau keputusan Presidennya sama, bisa dilanjutkan lagi kedepan," demikian Soetrisno. 

Baca juga: KEIN berharap polemik UU KPK tak ganggu perekonomian
Baca juga: KEIN dorong ketersediaan listrik melalui PLTN

Pewarta: Bayu Prasetyo
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar