Balap Sepeda

Alami kecelakaan fatal, Edo Maas tidak bisa lagi berkompetisi

Alami kecelakaan fatal, Edo Maas tidak bisa lagi berkompetisi

Dokumentasi - Pembalap tim Sunweb memimpin di depan pada Tour de France 18 Juli 2019. ANTARA/REUTERS/Gonzalo Fuentes/pri.

Jakarta (ANTARA) - Pebalap sepeda muda tim Sunweb, Edo Maas, kemungkinan tidak akan bisa berkompetisi lagi setelah ia mengalami patah tulang punggung saat bertabrakan dengan mobil di lintasan balapan Piccolo Lombardia awal bulan ini, tim sepeda asal Jerman itu mengumumkan.

Maas, 19, dilarikan ke rumah sakit di Milan dengan luka di wajah, leher, dan punggungnya setelah terjadi tabrakan di bukit Madonna del Ghisallo. Ia menjalani serangkaian operasi intensif dan sejak itu telah sadar kembali.

Baca juga: Kecelakaan traktor, pebalap Belgia Teuns absen di San Sebastian

"Patah tulang di punggungnya telah menyebabkan paraplegia, kehilangan rasa peka di kakinya," kata Sunweb dalam sebuah pernyataan dilansir dari Reuters, Jumat.

"Pada saat ini rasanya tidak mungkin fungsi di kakinya bisa kembali pulih, tetapi kekuatan dan harapan untuk berkompetisi balap sepeda masih terus menyala."

Sunweb mendesak organisasi sepeda internasional (UCI) untuk mengambil tindakan dan memprioritaskan keselamatan pebalap.

Tabrakan Maas ini terjadi setelah kematian pebalap sepeda asal Belgia berusia 22 tahun, Bjorg Lambrecht, yang terjatuh di etape ketiga Tur Polandia pada Agustus lalu.

Baca juga: Egan Bernal disambut bak pahlawan di Kolombia

Pewarta: Junaydi Suswanto
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Ajang balap sepeda dan promosi wisata Indonesia

Komentar